Pesona Pujaan Hati Bab 712: Balas Dendam Charlie yang Kejam & Keajaiban Pil Misterius!
Siapakah yang akan bertahan dari murka Charlie yang tak terbendung? Bab 712 Pesona Pujaan Hati ini membawa kita pada puncak ketegangan, di mana keputusan kejam berhadapan dengan secercah harapan tak terduga.
Bersiaplah untuk adegan yang tak terlupakan saat nasib para musuh dan sekutu Charlie terungkap dengan cara yang paling mengejutkan!
Poin Menarik Bab Ini
- Akhir Tragis Zizhou: Pria yang Berani Melawan Charlie Kini Tak Berdaya Selamanya!
- Pengakuan Dosa Liu Ming dan Liu Guang: Apakah Penyesalan Mereka Cukup untuk Meraih Ampun?
- Keajaiban Pil Rahasia Charlie: Selamatkan Mr. Orvel dari Gerbang Kematian dengan Kekuatan Tak Terduga!
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa nasib Jones Zizhou setelah berhadapan dengan Charlie?
A: Jones Zizhou berakhir dengan kondisi yang mengerikan; kedua bahunya hancur total, membuatnya lumpuh dan kemungkinan besar membutuhkan amputasi, menjadikannya orang yang sama sekali tidak berguna.
Q: Bagaimana Charlie menyelamatkan Mr. Orvel dari cedera parah?
A: Charlie secara diam-diam memberikan pil peremajaan yang sangat langka dan mujarab (berasal dari resep kuno yang hilang) kepada Mr. Orvel. Pil ini langsung bereaksi, mencegah Mr. Orvel menjadi “hidup tapi mati” akibat cedera otaknya yang parah.
Zizhou ini sudah menjadi orang yang tidak berguna. Dia bahkan tidak memiliki kemampuan untuk menyeka pantatnya. Kedua bahunya telah hancur total, dan daging serta jaringannya juga pecah menjadi lumpur. Hal pertama yang harus dilakukan saat dibawa ke rumah sakit adalah amputasi kedua lengannya.
Dia tidak ingin menjalani kehidupan yang lebih buruk dari kematian!
Saat ini, Liu Ming ingin memahami bahwa tidak ada gunanya dia berpura-pura kejam terhadap Charlie. Orang seperti Jones Zizhou memukuli bawahan Orvel dan memotongnya seperti melon dan sayuran. Di bawah tangan Charlie, tidak. Apa masalahnya?
Bahkan jika dia mutlak menggunakan pisau untuk menusuk tenggorokan Yakub, dia takut Charlie akan mampu membunuhnya dengan alasan menyelamatkan nyawa Yakub.
Jadi, ayah tahu keadaan terkini!
Memikirkan hal ini, dia juga berlutut sambil terengah-engah, menangis dan tutur, “Tuan Wade, saya salah, mohon maafkan saya… Ayah saya dan saya datang hari ini lantaran penganiayaan oleh Tuan Muda Orvel, jika tidak, Anda memberi saya sepuluh keberanian, dan saya tidak berani memindahkan orang-orang Anda… “
Setelah berbicara, dia berlutut di tanah, menundukkan kepalanya lagi untuk meminta maaf, menangis dengan sedihnya, dan putus asa.
Charlie mencibir dan ujar: “Sepertinya ayah dan anakmu memiliki keinginan kuat untuk bertahan hidup!”
Liu Guang buru-buru tutur: “Tuan Wade, kami juga tersesat dan tahu bagaimana cara kembali…”
Charlie mendengus dingin: “Kalian berdua berlutut untukku! Jika kalian berani bergerak, aku akan memenggal kepala anjing kalian!”
Ayah dan anak itu gemetar, dan keduanya berlutut di tanah tidak berani bergerak.
Charlie melangkah ke sisi Mr. Orvel saat ini dan merasakan denyut nadinya.
Meskipun baru diketahui bahwa dia masih bernafas, dia memang kekurangan oksigen terlalu lama, dan tubuhnya telah rusak parah dan luar biasa lemah.
Orang seperti itu sepertinya menderita cedera otak yang parah. Meski belum meninggal, ia mungkin tidak akan bisa bangun dalam tiga hingga lima tahun, bahkan sulit untuk bangun seumur hidup.
Charlie tidak tega melihatnya menjadi mayat hidup.
Lagipula, di mata Charlie, Mr. Orvel adalah pria yang tangguh dan setia. Orang seperti itu jarang terjadi, dan dia tidak bisa begitu saja melihatnya menjadi orang yang tidak berguna.
Jadi Charlie menghalangi penglihatannya dengan tubuhnya, dan dari sudut yang tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dia mengeluarkan pil peremajaan dari sakunya dan memasukkannya langsung ke dalam mulut Tuan Orvel.
sebab merupakan obat rahasia yang dimurnikan dari resep kuno yang hilang, obat ini lumer di mulut dan khasiatnya luar biasa!
Oleh sebab itu, obat tersebut dengan gesit berubah menjadi arus hangat dan masuk ke organ dalam Tuan Orvel.
Segera, Tuan Orvel terbangun dengan tenang dari keadaan sekarat.
Tuan Orvel sudah dalam keadaan koma, tapi sekonyong-konyong dia terbangun, membuka matanya, menatap Charlie tepat di depannya, dan terdiam dikarenakan kaget.
Dia tahu bahwa dia sedang sekarat sekarang, tetapi dia tidak tahu mengapa dia tanpa diduga terbangun sekarang.
Dia tidak dapat menahan diri untuk tidak berseru: “Tuan. Wade…apa…apa yang terjadi? Saya…saya belum mati?”
Charlie mengangguk dan tutur dengan ringan, “Kamu tidak bisa mati selama kamu bersamaku.”
Tuan Orvel sekali berterima kasih dan berseru: “Tuan Wade, terima kasih atas anugerah penyelamatan hidup ini!”
Setelah selesai berbicara, dia ujar dengan rasa bersalah: “Maaf Tuan Wade, sebab saya membiarkan mereka menyakiti ayah mertua Anda…”
Charlie melambaikan tangannya: “Itu bukan salahmu, lagipula ayah mertuaku tidak terluka.”
Tuan Orvel langsung menghela nafas lega, dan saat berikutnya, dia merasakan aliran panas yang kuat di tubuhnya, mengalir ke seluruh tubuhnya.
Aliran panas ini tidak hanya menyembuhkan lukanya, tetapi juga membuat tubuhnya menjadi lebih baik dan sehat.
Dia merasa tubuhnya menjadi lebih bertenaga dan lebih muda dari sebelumnya!
Awalnya dia menderita presbiopia, tetapi memandang Charlie saat ini, itu menjadi semakin jelas!
Dia mengamati Charlie tercengang, gemetar lantaran kegembiraan, dan bertanya dengan suara gemetar: “Mr. Wade, kenapa tubuhku… Mungkinkah… peremajaan… “
Kini, setelah membaca bab yang penuh kejutan ini, bagaimana pendapat Anda tentang tindakan dan rahasia Charlie? Apakah Pil Peremajaan akan menjadi kunci dalam petualangan selanjutnya?
Jangan lewatkan kelanjutan kisah ‘Pesona Pujaan Hati’ dan bagikan teori serta prediksi Anda di kolom komentar di bawah!