Perintah Kaisar Naga Bab 6898 Menemukan Cacat

Bab 6898 Menemukan Cacat

Penantian berakhir! Inilah terjemahan terbaru untuk Perintah Kaisar Naga Bab 6898 Menemukan Cacat. Cari tahu apa yang terjadi selanjutnya di bawah ini.

Poin Penting Bab Ini:

  • Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
  • Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
  • Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.

Tubuh Xuanzhenzi sedikit bergetar, energi pedangnya yang dahsyat tiba-tiba lenyap, dan auranya langsung melemah. Matanya dipenuhi rasa tidak percaya: “Bahkan ilmu pedangku bisa ditiru?!”

Melihat hal itu, Jiang Xuelan segera bergegas untuk menyelamatkan.

Esensi embun beku yang menusuk tulang langsung menyebar, dengan embun beku dan salju biru es yang tak terhitung jumlahnya berterbangan di langit, mengembun ke dalam kehampaan, memenjarakan hukum, dan berubah menjadi ribuan bilah es yang melesat ke arah sosok emas itu!

Sosok emas itu mengangkat tangannya, dan bilah-bilah es yang tak terhitung jumlahnya dengan asal yang sama muncul secara bersamaan, saling berbenturan dengan tepat!

Embun beku itu hancur, hawa dingin menghilang, dan embun beku di seluruh ruang hampa itu langsung lenyap.

Bahu Jiang Xuelan sedikit terkulai, energi spiritualnya jelas terkuras, dan wajah cantiknya sedikit pucat.

Ketiganya bergantian menyerang, menyelidiki, dan melancarkan serangan sengit, hanya untuk dibalas dengan serangan balik yang terkoordinasi sempurna dan kekuatan yang selalu dinetralisir.

Pertempuran itu benar-benar terjebak dalam lingkaran setan, tanpa harapan untuk memecahkan kebuntuan.

Setengah jam kemudian, Xuanzhenzi terengah-engah, bersandar pada pedang panjangnya agar tidak bisa berdiri. Dia menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit dan menghela napas, “Aku telah berlatih selama puluhan ribu tahun dan mengalami lebih dari sepuluh ribu pertempuran, besar dan kecil. Hari ini adalah pertama kalinya aku bertarung dalam pertempuran yang begitu absurd dan mengecewakan.”

Kita tidak bisa melawan, kita tidak bisa menerobos, kita tidak bisa melemahkan mereka, kita tidak bisa mundur—ini bukan cobaan, ini adalah dilema!

Jiang Xuelan juga menyembunyikan aura sedingin embun beku di sekitarnya, auranya sedikit berfluktuasi, dan berkata dengan suara berat: “Mekanisme replikasinya hanya menargetkan kekuatan penyerang. Siapa pun yang menyerangnya, ia akan mereplikasi kemampuan orang tersebut untuk membalas.”

Alat ini dapat mensimulasikan kekuatan gabungan kami bertiga dengan sempurna; kekuatan eksternal bukan lagi pilihan.

David perlahan mundur beberapa langkah, menghentikan semua serangannya, dan berdiri diam di kehampaan.

Dia sedikit menundukkan pandangannya, menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri, dan keringat dingin mengalir di dagunya, membasahi jubahnya.

Hampir separuh dari kekacauan primordial di dalam tubuhku telah habis, meridianku terasa sedikit nyeri dan bengkak, dan pikiranku terasa sangat lelah.

Dia mengangkat matanya dan menatap diam-diam bayangan cermin emas di depannya, yang tetap sempurna, tenang, dan tanpa cela.

Pikiranku melayang memikirkan setiap detail dari seluruh pertempuran, setiap bentrokan, dan setiap sinkronisasi.

Gerakan yang persis sama.

Asalnya persis sama.

Ritme yang persis sama.

Insting yang persis sama.

Bagian:12