Perintah Kaisar Naga Bab 6574 Keramahtamahan yang Hangat

Bab 6574 Keramahtamahan yang Hangat

Selamat datang di babak penuh kejutan dalam kisah epik Perintah Kaisar Naga, di mana setiap langkah membawa misteri yang lebih dalam!

Poin Penting Bab Ini:

  • David merasakan adanya formasi kuno dan rumit yang tersembunyi di hutan bambu, berfungsi sebagai pengumpul energi spiritual alami.
  • Ternyata, fondasi tradisi Taoisme jauh lebih dalam dan kuno dari yang David bayangkan sebelumnya.
  • David disambut di Gerbang Surga Gua Qingyun, yang menggambarkan kuil Taois megah dan aura spiritual yang kuat, serta penantian Yun Yi untuk gurunya.

Jalan setapak berbatu berkelok-kelok menembus hutan bambu, dengan bambu hijau zamrud di kedua sisinya bergoyang lembut tertiup angin, dedaunannya berdesir seolah membisikkan rahasia kuno.

David berjalan di belakang Yun Yi, matanya yang berwarna ungu mengamati sekelilingnya. Dia bisa merasakan bahwa setiap batang bambu di hutan bambu ini bukanlah tanaman biasa, melainkan komponen dari suatu formasi.

Akar-akar bambu saling berjalin di bawah tanah membentuk jaringan besar, mengumpulkan energi spiritual seluruh lembah untuk membentuk susunan pengumpul roh alami.

Metode pengaturan formasi ini sangat rumit. Formasi ini tidak dapat dibentuk dalam semalam. Sebaliknya, dibutuhkan puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu tahun akumulasi dan evolusi untuk membentuk pola saat ini.

Tradisi Taoisme memiliki landasan yang jauh lebih dalam daripada yang dibayangkan David.

Ketiganya berjalan menyusuri jalan setapak batu biru selama kurang lebih waktu yang dibutuhkan sebatang dupa untuk terbakar. Hutan bambu secara bertahap menipis, dan sebuah gapura batu biru muncul di hadapan mereka.

Gerbang lengkung ini tingginya sekitar tiga zhang dan terdiri dari dua pilar batu besar dan sebuah palang melintang. Pilar-pilar batu tersebut ditutupi dengan rune Taois, dan palang melintangnya bertuliskan empat aksara kuno: “Surga Gua Qingyun”.

Di balik gapura terdapat jalan setapak batu biru yang lebar, dengan deretan rapi pohon roh di kedua sisinya, ditutupi buah-buahan roh berwarna-warni yang memancarkan aroma yang memikat.

Di ujung jalan utama berdiri sebuah kuil Taois yang megah.

Kuil Taois ini dibangun menempel di gunung, dengan ubin hijau dan dinding putih, atap yang menjorok dan sudut yang melengkung ke atas, berlapis-lapis, membentang dari kaki gunung hingga ke puncak, seolah-olah tumbuh dari gunung itu sendiri.

Setiap aula di kuil Taois diselimuti cahaya spiritual yang samar, yaitu cahaya yang dipancarkan ketika formasi pelindung aula tersebut beroperasi.

Di atas kuil Taois, burung bangau berputar-putar, awan warna-warni berarak, dan air terjun mata air suci mengalir deras dari puncak gunung, deru gemuruhnya bergema di seluruh lembah.

Yun Yi berhenti di depan gapura dan menoleh ke arah David.

“Tuan Chen, mohon tunggu sebentar.”

Dia sedikit membungkuk. “Guru saya mengatakan bahwa Tuan Chen adalah tamu terhormat dari sekte Taois dan harus disambut dengan penghormatan tertinggi. Saya akan pergi dan memberitahunya sekarang.”

David mengangguk.

Yun Yi berbalik dan berjalan ke jalan berbatu biru, langkahnya jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Dia berjalan sekitar seratus langkah, lalu tiba-tiba berhenti, mengeluarkan jimat giok dari lengan bajunya, dan menyalurkan kekuatan spiritual ke dalamnya. Jimat giok itu memancarkan suara yang jernih dan merdu yang bergema di lembah untuk waktu yang lama.

« Bab 6573DAFTAR ISIBab 6575 »