Bab 6838 Tiga Keluarga Bersatu
Selamat datang kembali! Anda sedang membaca novel Perintah Kaisar Naga Bab 6838 Tiga Keluarga Bersatu. Mari kita simak kelanjutan ceritanya.
- Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
- Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
- Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.
Di alam fana, tanpa energi spiritual, keabadian, dan kultivasi, tenaga nuklir adalah kekuatan tempur terkuat dan puncak kehancuran yang dapat dikendalikan oleh manusia. Ia dapat menghancurkan gunung dan membelah lautan, membalikkan bumi, dan memusnahkan semua makhluk hidup.
Bagaimana mungkin inti dunia fana tersegel di dalam asal mula reruntuhan kuno ini di surga ke-21, tempat yang dipenuhi energi spiritual, berkembang dengan keabadian, dan melintasi langit?
Ini sepenuhnya bertentangan dengan hukum alam, akal sehat, dan hukum langit!
David terguncang dan pikirannya kacau. Keraguan yang tak terhitung jumlahnya berputar-putar di benaknya dan bertahan lama.
Mungkinkah di langit purba miliaran tahun yang lalu, makhluk perkasa turun ke dunia fana, mengendalikan asal muasal tenaga nuklir, dan menyegelnya di sini?
Atau mungkinkah peninggalan kuno dari berbagai alam dan dua puluh satu surga itu sendiri berasal dari sisa-sisa peradaban dunia fana?
Spekulasi tak terhitung jumlahnya berputar-putar di benak saya, namun tak satu pun petunjuk yang dapat mengkonfirmasinya.
Rahasia ini terlalu kuno dan terlalu dalam, meliputi alam fana dan surga, jauh melampaui pemahamannya saat ini.
Dia dengan paksa menekan rasa terkejut yang luar biasa di hatinya, mengumpulkan semua pikirannya, dan berhenti menyelidiki.
Dalam situasi saat ini, dengan kekacauan dan perselisihan, serta perang yang berkecamuk di seluruh negeri, perang besar telah meletus di benua Tian Shu. Ini adalah masalah terpenting dan mendesak yang harus dihadapi.
Saat pikiran itu terlintas di benaknya, gelombang energi spiritual yang mengerikan, jauh melebihi pertempuran biasa, tiba-tiba menyapu dari Benua Tian Shu yang jauh, menembus lapisan kehampaan dan melintasi ribuan mil langit, dengan jelas memasuki indranya.
Benturan energi spiritual yang tak berujung dan dahsyat, kekuatan penghancur hukum tertinggi, dan dampak destruktif dari makhluk-makhluk perkasa yang tak terhitung jumlahnya saling terkait membentuk arus perang yang akan menghancurkan langit.
Cahaya ilahi keemasan, cahaya bulan keperakan, cahaya bintang biru gelap, dan energi iblis hitam pekat—kekuatan keempat warna ekstrem ini meledak liar, bertabrakan dengan dahsyat, saling memusnahkan, dan saling menghancurkan lapis demi lapis di langit.
Perang besar telah pecah!
Ning Zhi telah memimpin dalam memulai perang!
David tidak berlama-lama. Sosoknya menerobos udara dan melesat dengan kecepatan tinggi, berubah menjadi pelangi abu-abu yang menembus langit. Mengabaikan batasan ruang, dia melintasi puluhan ribu mil ruang hampa dan bergegas menuju medan perang utama Benua Tian Shu dengan kecepatan penuh!
Benua Tian Shu, wilayah inti dari Ras Ilahi Dua Puluh Satu Langit, tanah kemakmuran abadi, kini telah sepenuhnya berubah menjadi medan perang kiamat dan neraka pembantaian.
Langit di seluruh benua hancur total, awan-awan berhamburan, dan tidak ada lagi kedamaian antara langit dan bumi, hanya perang tanpa akhir, pembantaian yang mengerikan, dan kekuatan spiritual yang merajalela.
Tiga klan dewa besar—Gagah Emas, Bulan Perak, dan Bintang Pagi—yang sebelumnya saling menahan diri dan diam-diam bersaing satu sama lain, kini telah membentuk aliansi penuh dan bergabung melawan musuh bersama mereka.
Batasan teritorial dari tiga keluarga besar telah sepenuhnya dihapus, dan wilayah mereka terhubung sepenuhnya. Ketiga bendera keluarga berdiri berdampingan, berkibar tertiup angin. Bendera ilahi berwarna emas, bendera bulan berwarna perak-putih, dan bendera bintang berwarna biru tua berkibar liar di tengah badai perang yang dahsyat, memancarkan kekuatan yang luar biasa.