Perintah Kaisar Naga Bab 6522
Selamat datang kembali para pembaca setia, mari kita selami kelanjutan kisah epik yang mendebarkan di bab terbaru ini.
- Tetua Qingxuan mengikrarkan janji perlindungan tak tergoyahkan untuk Kota Bebas.
- David dan Jiang Xuelan bersiap menghadapi bahaya baru dalam perjalanan menuju Surga Ketujuh Belas.
- Pembukaan portal kehampaan misterius yang membawa mereka ke dimensi lain menggunakan token kuno.
Perintah Kaisar Naga Bab 6522 Hasilnya tidak pasti.
Mari selami bab terbaru yang penuh dengan ketegangan dan harapan!
Janji perlindungan yang kokoh demi menjaga kedamaian Kota Bebas.Persiapan matang untuk sebuah perjalanan menuju tingkat yang lebih berbahaya.Pembukaan portal menuju dimensi lain yang penuh misteri.
Bab 6522 Hasilnya tidak pasti.
“Penatua Qingxuan.”
Dia berdiri di atas tembok kota, memandang Kota Bebas di malam hari.
Lampu-lampu kota berkelap-kelip, dan cahaya hangat menyinari jalanan melalui jendela-jendela.
Tetua Qingxuan membungkuk dalam-dalam, janggut putihnya berkibar tertiup angin malam. “Tuan Chen, yakinlah, saya akan melindungi Kota Kebebasan. Selama saya masih bernapas, saya tidak akan membiarkan kota ini jatuh lagi.”
David menepuk bahunya dan tidak berkata apa-apa lagi.
Di aula samping, Jiang Xuelan sudah berganti pakaian mengenakan gaun putih bersih.
Rambutnya yang panjang dan hitam pekat hanya diikat dengan jepit rambut perak.
Wajahnya merona, energi spiritualnya melimpah, dan luka pada jiwanya pada dasarnya telah sembuh. Dia berdiri di dekat jendela, memandang langit malam di luar, matanya penuh harapan.
Dua bulan menggantung tinggi di langit, satu berwarna perak dan satu berwarna merah, cahayanya menerobos jendela dan jatuh padanya.
Bayangannya membentang panjang dan terpantul di dinding di belakangnya.
“Apakah kau sudah siap?” David berjalan ke aula samping.
Jiang Xuelan berbalik dan tersenyum padanya. “Siap.”
Nada suaranya lembut, namun tegas.
Dia tahu ke mana David akan pergi: Surga Ketujuh Belas, tempat yang seratus kali lebih berbahaya, tetapi juga seratus kali lebih mengasyikkan, daripada Surga Keenam Belas.
Dia mungkin tidak bisa memberikan banyak bantuan, tetapi setidaknya dia akan berdiri di sisinya.
David mengeluarkan token berwarna perak-putih dari sakunya.
Token itu terasa hangat di telapak tanganku, pola rubah berekor sembilan bersinar samar, dan rune di bagian belakangnya mulai mengalir perlahan.
Dia menyalurkan kekuatan spiritualnya ke dalamnya, dan cahaya putih keperakan memancar dari benda itu, semakin terang dan kuat.
Beberapa saat kemudian, portal kehampaan terbuka di atas Kota Bebas.
Itu adalah pusaran yang gelap gulita, di dalamnya cahaya bintang berkelap-kelip samar-samar.
Kekuatan spasial kuno melonjak dari pusaran, membawa aura keluasan dan keagungan.
Para biksu Kota Bebas menghentikan apa yang sedang mereka lakukan, mendongak ke langit, mata mereka dipenuhi kekaguman.
“Ayo pergi.” David menggenggam tangan Jiang Xuelan.
Tangannya hangat, telapak tangannya menempel pada telapak tangan pria itu, jari-jari mereka saling bertautan erat.
Keduanya melompat ke udara, berubah menjadi seberkas cahaya ungu saat mereka terjun ke lorong kehampaan.
Pusaran itu perlahan menyusut, menelan cahaya ungu tersebut.
Kemudian ukurannya mengecil, dan mengecil lagi, hingga akhirnya menghilang ke langit malam, hanya menyisakan cahaya perak samar, seperti beberapa bintang jatuh.
Tetua Qingxuan berdiri di atas tembok kota, memandang ke arah tempat lorong hampa itu menghilang, dan tetap diam untuk waktu yang lama.
Angin malam meniup janggut dan rambut putihnya, dan cahaya bulan memperpanjang bayangannya.