Perintah Kaisar Naga Bab 6848 Tidak ada yang istimewa

Bab 6848 Tidak ada yang istimewa

Baca Perintah Kaisar Naga Bab 6848 Tidak ada yang istimewa online gratis. Mohon maklum jika ada kesalahan penerjemahan dan selamat menikmati alur ceritanya.

Poin Penting Bab Ini:

  • Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
  • Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
  • Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.

ledakan!!!

Sinar hukuman ilahi itu menghantam, menembus langit dan bumi serta melahap segalanya.

Cahaya ilahi keemasan yang menyilaukan bertabrakan dengan keras dengan kekuatan kacau abu-abu yang dalam dan berat, meletus dengan raungan yang menggelegar. Cahaya ilahi setinggi sepuluh ribu kaki melesat ke langit, menyapu delapan gurun dan meliputi puluhan ribu mil.

Gelombang kejut yang mengerikan itu seketika meledakkan, menghancurkan, dan memusnahkan semua reruntuhan dan puing-puing dalam radius seribu mil, mengubahnya menjadi debu yang melayang ke kehampaan.

Bumi retak, gunung-gunung runtuh, dan kehampaan hancur; seluruh benua Tian Shu bergetar hebat dan mengerang kesakitan.

Ekspresi Ning Zhi berubah drastis. Dia dengan paksa membangun penghalang energi iblis hitam-emas untuk melindungi Sonya di belakangnya, tetapi dia terlempar ratusan kaki ke belakang oleh gelombang kejut. Dia memuntahkan seteguk darah iblis hitam-emas, dan lukanya menjadi semakin parah.

Namun, dia sama sekali tidak mempedulikan dirinya sendiri; matanya tertuju pada pusat hukuman ilahi, area inti tempat kekacauan meletus.

Di tengah cahaya ilahi keemasan yang tak terbatas, sebuah pilar cahaya abu-abu yang sangat padat, murni, dan berat berdiri dengan gagah, seperti jarum penstabil, tak bergerak dan tak dapat dihancurkan.

Sosok David muncul dan menghilang di tengah derasnya hukuman ilahi.

Jubah abu-abunya berkibar liar, rambut panjangnya menari bebas, dan kekuatan abu-abu yang kacau di sekitarnya membentuk wilayahnya sendiri, mengeras menjadi bentuk yang nyata. Kekuatan itu mengupas lapisan demi lapisan kekuatan hukuman ilahi yang turun, terus menerus memusnahkan dan melahapnya sepenuhnya.

Cahaya ilahi keemasan mengalir turun seperti arus deras, tak berujung dan tak habis-habisnya, setiap untaiannya mengandung kekuatan mengerikan yang mampu menghancurkan bintang dan merobek hukum.

Namun ketika bertabrakan dengan alam abu-abu yang tenang, sunyi, dan berat serta kacau itu, rasanya seperti ombak yang menghantam bebatuan, berhamburan dan hancur berkeping-keping.

Tatapan David tetap acuh tak acuh, dan pikirannya tetap tenang.

Dia bahkan tidak mengerahkan kekuatan penuhnya; dia hanya mengandalkan asal usul kekacauan yang telah bertransformasi sempurna, menggunakan kekuatan fisik paling primitif dan murni untuk menahan kehendak hukuman ilahi yang cukup untuk menghancurkan seluruh Benua Tian Shu.

“Hanya hukuman ilahi.”

Dia berbicara pelan, suaranya jernih dan dingin, sedikit bercampur dengan nada meremehkan, “Kau bahkan tidak berhak membuatku menganggap ini serius.”

Dia tiba-tiba mengepalkan tangan kanannya.

Kekuatan abu-abu yang kacau itu tiba-tiba melonjak lalu menyusut, seperti mulut raksasa tak terlihat, menelan, memusnahkan, dan memurnikan semua cahaya ilahi keemasan yang mengalir turun dari langit.

Cahaya menyilaukan dari hukuman ilahi meredup dengan cepat, menghilang dengan cepat, dan hancur sepenuhnya dalam beberapa tarikan napas.

Retakan-retakan bagaikan jurang yang muncul di langit perlahan menutup dan sembuh, dan hukum kekosongan yang terkoyak kembali stabil.

Bagian:12