Perintah Kaisar Naga Bab 6667 Bertarung Sendirian

Bab 6667 Bertarung Sendirian

Halo pembaca setia, mari kita selami babak baru yang mendebarkan dari kisah Perintah Kaisar Naga ini tanpa mengungkapkan rahasia ceritanya!

Poin Penting Bab Ini:

  • David menunjukkan kekuatan dan pengaruhnya yang tak terbantahkan di Alam Iblis Hutan Belantara Selatan dengan dukungan ratusan kultivator iblis.
  • Aliansi di bawah kepemimpinan Wu Tianji mulai retak setelah David menawarkan jalan keluar bagi mereka yang tidak terlibat langsung.
  • Lei Wanjun, pemimpin Klan Dewa Petir, memutuskan untuk menarik pasukannya dan meninggalkan Wu Tianji sendirian menghadapi David.

Siap-siap, pembaca setia! Ada drama besar yang akan terungkap di lembah yang sunyi ini.

Lembah itu sunyi senyap.

Para dewa saling memandang, wajah mereka dipenuhi rasa takut dan gelisah.

Para kultivator iblis, di sisi lain, memandang mereka dengan mengancam, artefak magis mereka berkilauan dengan cahaya dingin, siap menyerang kapan saja.

Wu Tianji berdiri di depan, matanya yang berwarna merah keemasan tertuju pada David, cahaya kompleks berkobar di dalam matanya.

Dia tahu bahwa dia tidak bisa menghindari pertempuran ini hari ini.

Para dewa dan iblis berdiri saling berhadapan, udara dipenuhi ketegangan.

Angin menderu kencang saat melewati tebing-tebing hitam di kedua sisi Lembah Pemakaman, menerbangkan kerikil dan bebatuan yang menyengat wajah orang-orang, tetapi tidak ada yang bergerak.

Kata-kata David bagaikan batu besar yang dilemparkan ke danau yang tenang, menimbulkan riak di hati para dewa.

Dia menegaskan dengan sangat jelas, “Wu Tianji, kau harus tetap tinggal.”

Dengan kata lain, orang lain bisa pergi.

Lei Wanjun adalah orang pertama yang bereaksi.

Kilat yang menyambar di sekitarnya sedikit mereda, dan ekspresi kompleks muncul di wajahnya yang kasar.

Dia melirik Wu Tianji, lalu ke David, dan melangkah maju.

“David, apakah kamu menepati janjimu?”

Suara Lei Wanjun masih terdengar seperti guntur yang teredam, tetapi nadanya kurang bermusuhan dan lebih menyelidik: “Apakah Anda akan membiarkan kami pergi selama kami tidak ikut campur dalam urusan Wu Tianji?”

David menatap Lei Wanjun, matanya yang gelap tanpa ekspresi. “Aku hanya menghabisi mereka yang pantas tewas. Meskipun kau mengikuti Wu Tianji untuk menyergapku, dialah dalangnya. Jika kau pergi sekarang, aku tidak akan menghentikanmu.”

Lei Wanjun terdiam sejenak, lalu berbalik dan menangkupkan kedua tangannya sebagai tanda hormat kepada Wu Tianji.

“Ketua Wu, saya minta maaf. Apa yang terjadi hari ini adalah dendam pribadi antara Klan Gagak Emas Anda dan David. Klan Dewa Petir saya tidak punya alasan untuk mengorbankan seluruh pasukan elit klan demi Anda.”

Ekspresi Wu Tianji berubah drastis, dan kilatan tak percaya muncul di mata merah keemasannya. “Lei Wanjun, apa yang kau katakan?!”

Saya sudah menjelaskan dengan sangat jelas.

Suara Lei Wanjun menjadi lebih dingin dan keras, “Ketika kau bergabung dengan kami untuk menghabisi David, kau tidak menyebutkan bahwa David memiliki pengaruh yang begitu kuat di Alam Iblis Hutan Belantara Selatan.”

“Lebih dari tiga ratus kultivator iblis mengepung kita. Kau ingin anak buahku tewas bersamamu? Wu Tianji, hidupmu berharga, tetapi begitu juga nyawa anggota Klan Dewa Petirku!”

Dia berhenti menatap Wu Tianji, berbalik dan melambaikan tangan kepada anak buahnya, “Klan Dewa Petir, ikutlah denganku!”

Bagian:12