Bab 6661 Error 500 (Server Error)!!1500.That’s an error.There was an error. Please try again later.That’s all we know
Halo pembaca setia, mari selami lebih dalam dunia kultivasi yang penuh intrik ini!
- David dan rombongannya memasuki Alam Iblis Hutan Belantara Selatan, sarang para kultivator iblis.
- Suasana mencekam dan tatapan penuh permusuhan menyelimuti David saat ia memasuki kota kultivator iblis.
- Rombongan David menerima peringatan keras dari kultivator iblis setempat agar tidak menimbulkan masalah di wilayah mereka.
Xuanzhenzi mengerutkan kening, mengelus janggutnya, dan berkata, “Bau ini aku tidak suka. Rasanya seperti aku memasuki tempat yang jahat.”
David mengangguk. “Kita akan segera sampai di sana. Tepi Alam Iblis Hutan Belantara Selatan ada di depan, tempat berkumpulnya para kultivator iblis.”
Benar saja, setelah berjalan sekitar dua jam lagi, sebuah kota kecil tampak di depan.
Kota itu tidak besar, dan tembok-temboknya terbuat dari batu-batu besar berwarna hitam, ditutupi berbagai pola dan rune magis, memancarkan aura dingin dan menyeramkan.
Tidak ada penjaga di gerbang kota. Orang-orang yang keluar masuk semuanya adalah kultivator yang mengenakan jubah berbagai warna. Beberapa dikelilingi oleh energi jahat hitam, beberapa memiliki mata merah yang menyeramkan, dan beberapa memiliki wajah yang tertutup pola iblis, membuat mereka tampak sangat menakutkan.
Ini adalah tempat berkumpulnya para kultivator iblis.
Begitu David dan rombongannya muncul di gerbang kota, mereka langsung menarik perhatian semua orang.
Tatapan para kultivator iblis itu menyapu serempak, dipenuhi kewaspadaan, permusuhan, dan pengamatan yang cermat.
Seorang kultivator iblis yang mengenakan jubah hitam panjang mendekat, mengamati David dan para pengikutnya, lalu bertanya dengan suara serak, “Kulturis manusia? Apa yang kalian lakukan di sini?”
David menangkupkan kedua tangannya sebagai salam, “Saya hanya lewat dan ingin beristirahat seharian serta mengisi kembali persediaan saya.”
Tatapan kultivator iblis itu tertuju pada Xuanzhenzi sejenak, lalu memandang Jiang Xuelan dan bocah Taois kecil itu, dan akhirnya mengangguk. “Kalian boleh memasuki kota, tetapi jangan membuat masalah. Alam Iblis Hutan Selatan tidak menerima kultivator manusia. Jika kalian berani membuat masalah di sini, kalian akan menanggung akibatnya.”
“Kami hanya lewat, kami tidak akan menimbulkan masalah,” kata David dengan tenang.
Kultivator iblis itu tidak berkata apa-apa lagi dan berbalik untuk pergi.
David memimpin rombongan melewati gerbang kota. Kota itu kecil, dengan jalan-jalan yang sempit dan berkelok-kelok. Bangunan-bangunan di kedua sisinya terbuat dari batu hitam, dengan gaya yang sederhana dan kasar. Kristal merah gelap tertanam di jendela, memancarkan cahaya dingin.
Para biksu di jalan berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil, sebagian berbicara dengan suara pelan, sebagian mendirikan kios untuk menjual barang dagangan mereka, dan sebagian lagi berlatih tanding dan berkompetisi di lorong-lorong yang dalam. Udara dipenuhi dengan campuran energi jahat dan iblis.
Tatapan David menyapu para kultivator iblis, dan alisnya sedikit berkerut.
Dia merasakan aura yang familiar terpancar dari para kultivator iblis ini.
Pola Taoisme dan energi jahat.
Itulah aura unik dari teknik-teknik aliran Yin Demon.
Energi jahat berpola Taoisme adalah keterampilan unik yang diajarkan kepadanya oleh Iblis Yin, yang juga ia ketahui dan gunakan dengan sangat mahir.