Perintah Kaisar Naga Bab 6516
Selamat datang kembali di petualangan luar biasa dalam saga “Perintah Kaisar Naga”, siap memacu adrenalinmu!
- David menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menembus segel kuno tanpa kerumitan berarti.
- Api Kekacauan terbukti menjadi kunci utama David dalam menaklukkan pertahanan yang tampaknya tak terpecahkan.
- Tujuh lapisan segel, termasuk yang setingkat Dewa Abadi Emas, berhasil dihancurkan David hanya dalam empat belas tarikan napas.
Perintah Kaisar Naga Bab 6516 Namun sekarang, seseorang telah tiba. Ini cerita panjang.
David menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menembus segel kuno tanpa kerumitan.Api kekacauan menjadi kunci utama dalam menaklukkan pertahanan yang tampaknya tak terpecahkan.Sebuah rahasia tersembunyi terungkap di balik gerbang yang berhasil dibuka.
Bab 6516 Namun sekarang, seseorang telah tiba. Ini cerita panjang.
David berdiri di depan pintu.
Mata ungunya menyapu rune penyegelan yang rumit, tatapannya setenang seolah-olah dia sedang melihat beberapa lembar kertas bekas.
Dia tidak mempelajari batasan-batasan itu, tidak menemukan cara untuk melanggarnya, dan tidak menggunakan teknik apa pun.
Dia hanya sekadar memberi isyarat.
Ulurkan tangan dan pegang kunci pintu.
Kunci pintu itu ditempa dari besi dingin berusia ribuan tahun, dan sebuah rune inti seukuran ibu jari diukir pada badan kunci, yang merupakan pusat kendali dari tujuh lapisan segel.
Gembok itu sangat dingin, berkilauan dengan cahaya biru yang menusuk tulang dalam kegelapan.
Api kekacauan menyembur dari telapak tangannya.
Api ungu menyebar dari telapak tangannya ke kunci pintu, membakar tujuh lapisan penghalang satu per satu.
Tidak ada suara yang mengguncang bumi, tidak ada fluktuasi energi spiritual yang dahsyat, hanya suara desisan samar seperti nyala api yang membakar kertas emas.
Lapisan pembatasan pertama itu seperti kertas tipis yang terkena api di tengah Kobaran Api Kekacauan, langsung melengkung, hangus, dan hancur berkeping-keping.
Lapisan kedua dan ketiga—api menjalar naik mengikuti pola rune terlarang, membakar searah aliran cahaya, menghancurkan struktur penyegelan yang dibangun oleh hukum-hukum itu dari dalam.
Saat lapisan pembatasan keempat hancur, cahaya putih menyilaukan menerobos lorong—akibat dari pembobolan segel secara paksa.
Namun sebelum kekuatan itu dapat menyebar, kekuatan itu sepenuhnya dilahap oleh Api Kekacauan.
Di lantai lima dan enam, api berkobar semakin terang, menerangi seluruh lorong dengan cahaya ungu.
Rune cahaya suci di dinding mulai meleleh dan mengalir turun seperti lilin.
Lapisan pembatasan ketujuh dan terakhir adalah segel yang ditinggalkan oleh makhluk ilahi kuno, yang berisi kekuatan hukum pada tingkat Dewa Abadi Emas.
Benda itu bertahan selama tiga tarikan napas di tengah kobaran api yang kacau sebelum hancur berkeping-keping seperti kulit telur.
Tujuh lapis pembatasan, empat belas tarikan napas, dan semuanya musnah.
Dengan sedikit gerakan pergelangan tangannya, David menghancurkan gembok yang terbuat dari besi dingin berusia ribuan tahun itu menjadi debu besi.
Gerbang itu roboh dengan suara keras, menghantam tanah dengan bunyi tumpul.
Di balik pintu itu terdapat sebuah sel kecil, lembap, dingin, dan gelap.
Hanya ada satu lampu di dalam sel itu, minyaknya hampir habis, dan nyala api kecil, lebih kecil dari sebutir kacang, berkedip-kedip di sumbunya.