Perintah Kaisar Naga Bab 6487
Selamat datang kembali di petualangan epik “Perintah Kaisar Naga Bab 6487” yang tak pernah berhenti memukau imajinasi!
- Kedatangan tak terduga An Dao di sebuah platform batu berkabut dan lembap.
- An Dao memindai area dengan energi spiritual gelap untuk mendeteksi bahaya tersembunyi.
- Dark Blade mengidentifikasi lokasi sebagai Hutan Miasma yang berbahaya.
Selamat datang kembali, para pembaca setia! Mari kita selami lebih dalam kisah yang penuh misteri ini.
Kedatangan tak terduga di sebuah platform batu yang diselimuti kabut lembap.An Dao mengaktifkan teknik energi spiritual gelap untuk memindai area sekitar.Dark Blade memberikan peringatan tentang bahaya tersembunyi di Hutan Miasma.
Bab 6487 Kedatangan.
Pesawat udara itu perlahan turun dan mendarat dengan mulus di sebuah platform batu terbuka di pinggiran pegunungan.
Platform batu itu terbuka, permukaannya tertutup lapisan lumut lembap. Tanah di bawah kaki terasa lembut, bercampur dengan daun-daun yang membusuk, dan mengeluarkan bau samar, amis, dan lembap.
An Dao mengangkat tangannya dan membuat segel tangan, kilatan energi spiritual hitam menghilang dari ujung jarinya.
Perahu terbang burung roh putih murni itu seketika berubah menjadi seberkas cahaya putih berkilauan, menyusut beberapa kali lipat ukurannya, dan tersimpan rapi di dalam liontin penyimpanan giok kuno di pinggangnya.
Kedua burung roh berbulu awan itu juga berubah menjadi dua pancaran cahaya putih, bersembunyi di dalam liontin giok dan tertidur dengan tenang.
Ketiganya mendarat dengan kaki mereka, dan udara pegunungan yang sejuk dan lembap langsung menyelimuti mereka, membuat mereka kedinginan hingga ke tulang.
Kabut lembap meresap ke dalam kulit melalui celah-celah pakaian, bercampur dengan bau menyengat dedaunan yang membusuk, kayu lapuk, dan tanah lembap, membuat seseorang merasa sedikit tidak nyaman di perut.
Ekspresi An Dao tetap tidak berubah; wajahnya yang dingin dan tegas tetap acuh tak acuh, seolah-olah lingkungan suram di sekitarnya tidak berpengaruh sedikit pun padanya.
Dia dengan cepat membentuk segel tangan yang menyelidik dengan ujung jarinya, dan seberkas energi spiritual gelap dan halus berputar di sekelilingnya, menyebar dengan cepat ke arah pegunungan dan hutan di sekitarnya seperti riak di air.
Energi spiritual menyapu rerumputan, pepohonan, dan bebatuan, dengan cermat menyelidiki keberadaan monster tersembunyi, batasan, dan niat jahat.
Sesaat kemudian, energi spiritual hitam itu mengalir kembali dan memenuhi meridiannya.
Penyelidikan tidak mengungkapkan sesuatu yang tidak biasa; tidak ada makhluk iblis tingkat tinggi yang bersembunyi di sekitar, dan tidak ada pula larangan pembunuhan tersembunyi.
“Ini adalah hutan miasma di tepi luar Pegunungan Cangmang.”
Dark Blade akhirnya berbicara lagi, suaranya yang jernih dan dingin memecah keheningan hutan. Nada dinginnya mengandung sedikit rasa gelisah yang jarang terdengar, “Hutan ini dipenuhi dengan binatang buas berbisa tingkat rendah, dan tumbuh-tumbuhan di dalamnya menyimpan kabut beracun yang memikat. Ada banyak sekali penghalang alami.”
Setelah memasuki hutan, jangan berbicara dengan suara keras, jangan menyentuh tanaman atau pohon yang tidak dikenal, dan jangan menjauh dari kelompok.
Dia mengangkat tangannya dan menunjuk jauh ke dalam pegunungan, matanya dingin dan tajam: “Menurut peta alam rahasia yang diberikan oleh ketua perkumpulan, kita perlu menyeberangi hutan berkabut ini dan mencapai tebing di belakang gunung untuk mendirikan kemah dan beristirahat.”
Besok subuh, segeralah menuju pintu masuk alam rahasia untuk memulai tantanganmu.
Lingyue perlahan membuka matanya, tatapannya yang jernih menyapu kabut tebal berwarna abu-putih di sekitarnya.