Perintah Kaisar Naga Bab 5602

🌟 Preview Bab Ini:

Di tengah pusaran waktu yang kacau, indra ilahi David mengunci erat sosok bayangan misterius, membalas setiap gerakannya dengan Pedang Pembunuh Naga. Setelah pertempuran sengit yang menemui jalan buntu, David melepaskan tebasan terkuatnya, menguras 30% kekuatan spiritualnya dalam pukulan puncak yang membekukan ruang. Menghadapi ancaman mematikan, bayangan gelap memampatkan energinya menjadi bola penghancur yang berbenturan dahsyat dengan aura pedang emas, menciptakan ledakan kolosal yang menelan keduanya.


Perintah kaisar naga

A Man Like None Other novel free english

Bab 5602: Lolos

    Namun, indra ketuhanan David telah menyebar, dan meskipun tertahan secara signifikan dalam ruangwaktu yang kacau ini, indra tersebut masih terkunci erat pada fluktuasi energi unik dari sosok bayangan itu.

Tidak peduli bagaimana sosok bayangan itu berubah posisi, Pedang Pembunuh Naga David selalu muncul di jalur serangan atau pertahanannya tepat waktu.

Cahaya pedang dan energi gelap terus bertabrakan dan memusnahkan, meledakkan kembang api energi yang cemerlang dan berbahaya, menghiasi medan perang berbintang yang sunyi ini dengan cahaya yang aneh dan menyilaukan.

Pertempuran itu menemui jalan buntu, tetapi David dapat merasakan bahwa aura lawan perlahan namun pasti melemah.

Sedangkan dirinya sendiri, meskipun kekuatan spiritualnya sangat terkuras, fondasinya sebagai Manusia Abadi mendukungnya, dan semangat juangnya semakin tinggi.

Ia mengeluarkan raungan panjang, yang mengguncang langit berbintang, dan cahaya pada Pedang Pembunuh Naga melonjak lagi, membentuk aura pedang emas besar yang membentang ratusan kaki, membawa tekad tertinggi untuk memusnahkan bintang dan menembus semua hukum, dan menebas dengan ganas ke arah tempat sosok bayangan itu bersembunyi!

Pedang ini hampir menguras 30% kekuatan spiritual David, dan kekuatannya bisa dibilang merupakan puncak dari pencapaiannya sejak naik ke peringkat kedua Manusia Abadi!

Bahkan sebelum aura pedang itu tiba, tekanan pedang yang mengerikan telah membekukan ruang-waktu di area itu, membuat bayangan gelap itu tak bisa bersembunyi!

Merasakan ancaman mematikan, dua titik cahaya merah tua milik bayangan gelap itu berkedip-kedip dengan keras, memancarkan derit tajam yang menusuk.

Ia tidak lagi berusaha bertahan atau menghindar, melainkan dengan panik memampatkan semua energi gelap di sekitarnya, memadatkannya menjadi bola gelap seukuran kepalan tangan di depannya, memancarkan aura penghancur yang mengerikan, lalu menghantamkannya ke aura pedang emas yang besar!

Ini adalah tabrakan yang menentukan, semua atau tidak sama sekali!

“Boom—!!!!!”

Bagian:12