Pesona Pujaan Hati Bab 725: Insiden Memalukan di Shangri-La! Siapa Korban Selanjutnya?
Siapkah Anda menyaksikan insiden paling mengejutkan yang mengguncang Shangri-La? Di Bab 725 ini, sebuah kedatangan tak terduga akan menjadi tontonan publik yang penuh gelak tawa dan kebingungan.
Poin Menarik Bab Ini
- Kedatangan Jones Zizhou dan kelompoknya dalam kondisi mengenaskan, berlumuran darah dan luka di sekujur tubuh, memicu kehebohan di depan Shangri-La.
- Mereka menjadi tontonan publik dan sasaran ejekan setelah orang-orang menyadari tulisan aneh yang terukir di dahi mereka.
- Momen memalukan ini dengan cepat direkam dan disiarkan langsung, mengancam akan menjadi viral di media sosial dan ditonton jutaan kali.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa yang membuat Jones Zizhou dan kelompoknya begitu menarik perhatian setibanya di Shangri-La?
A: Mereka tiba dalam kondisi yang sangat mengenaskan, berlumuran darah, penuh luka, dan yang paling mencolok, memiliki tulisan-tulisan aneh yang terukir di dahi mereka.
Q: Mengapa para pelayan Shangri-La dan orang-orang di sekitar bersikap aneh terhadap mereka?
A: Para pelayan tidak bergerak karena mereka naik taksi sewaan, sedangkan orang-orang di sekitar menganggap penampilan Jones Zizhou dan kawan-kawan sebagai ‘seni pertunjukan’ yang konyol dan memalukan, sehingga mereka ramai-ramai merekamnya.
Mobil ke pintu Shangri-La.
Kelimanya bahkan tidak bisa membuka pintu.
Para pramusaji Shangri-La sendiri yang mengamati persewaan tersebut, dan jarang berinisiatif membukakan pintu bagi para tamu yang mengambil persewaan tersebut. Saat menatap persewaan tersebut, mereka sengaja menggunakannya sebagai udara, sehingga tidak melapor.
Terjadi keheningan sejenak di dalam mobil, dan Jones Zizhou hanya bisa berteriak kepada pengemudinya: “sialan, kamu buta? Apa kamu tidak tahu untuk membantu membuka pintu?”
Sopirnya sedikit kesal dan tutur, “Kalau begitu kamu bayar ongkosnya dulu, 10.000, kamu bilang iya.”
Jones Zizhou ucap: “Anda membantu saya membuka pintu, dan Anda mengambilnya dari saku saya setelah keluar dari mobil. Lengan saya terluka dan saya tidak bisa bergerak.”
Sopir keluar dari mobil dan membantu mereka membuka pintu.
Tak lama kemudian, lima orang yang berlumuran darah akhirnya keluar dari mobil.
Mereka dipenuhi memar dan coretan karakter di dahi mereka, sehingga terlihat luar biasa menakutkan dan begitu menarik perhatian.
Oleh dikarenakan itu, ketika mereka muncul, mereka langsung menarik perhatian semua orang di sekitar mereka, dan terlebih lagi, tanpa sadar mereka tertawa terbahak-bahak.
“Ada apa dengan orang-orang ini, sebenarnya ada tulisan di dahi mereka, apakah mereka sedang melakukan performance art? Hahaha, lucu sekali, lucu sekali!”
“Ya, saya telah menjalani sebagian besar hidup saya, dan saya telah mengamati banyak seniman, beberapa berpura-pura menjadi pengemis di jalan, dan beberapa menggunakan jarum untuk menggambar tinta dan melukis di atas kertas. Saya belum pernah memandang karya yang begitu indah, dan telah mengukirnya. Karakternya jelek!”
“Situasi dan pemandangan ini nyata membuka mata saya. Menurut pendapat saya, orang-orang ini dan generasi kedua kaya yang mengambil konten di YouTube beberapa waktu kemudian memiliki pertarungan yang bagus!”
“Bung, kamu mengingatkanku akan hal ini. Aku harus segera mengambil gambarnya dan mempostingnya di YouTube, agar netizen di seluruh negeri bisa datang dan memandang karya-karya indah Aurous Hill ini. Saat itu, jumlah hitsnya tidak akan mencapai jutaan?”
“Iya iya betul, semuanya pesat berfoto.Setelah melewati desa ini, tidak akan ada lagi toko!”
Saat berbicara, seseorang mengeluarkan ponselnya, menyalakan Livestream, mengklik video untuk merekam, dan langsung memposting penampilan menyedihkan Jones Zizhou dan lainnya ke Internet.
menatap semua orang memegang ponselnya untuk membentaknya, Jones Zizhou sekonyong-konyong menjadi gusar. Dia ingin mengulurkan tangan untuk menutupi dahinya, tetapi lengannya hilang semua, dan dia tidak bisa mengangkatnya sama sekali.
Dia amat kesal sehingga dia hanya bisa tutur, “Apa yang kamu tembak? Keluar!”
Semua orang bergidik dengan penampilannya yang garang, dan mereka tidak ingin mengenal anjing gila semacam ini. Baru kemudian mereka memilih untuk berhenti dengan niat yang belum selesai, dan bersembunyi jauh.
Jones Zizhou merasa puas saat mengamati pemandangan seperti itu, dan segera membawa orang-orangnya ke Hotel Shangri-La.
Sopir itu buru-buru menghentikannya: “Hei, hei, kamu belum memberiku sepuluh ribu yang kamu janjikan!”
Jones Zizhou mengamatinya dengan dingin, dan ucap dengan gusar: “Saya akan memberikannya kepada ibumu!”
Setelah berbicara, dia mengangkat kakinya dan menendangnya keluar dengan satu tendangan.
Meski kedua tangannya telah dihapuskan, dan fondasi latihan keras bertahun-tahun juga telah dihapuskan, akan tetapi tidak menjadi masalah bagi Jones Zizhou untuk memukuli seorang sopir taksi.
Setelah dia menendang, dia langsung ujar kepada empat orang di sekitarnya: “sialan, tendang dia sampai mati!”
Keempat orang itu segera bergegas sambil menendang sopir taksi tersebut.
Insiden di Bab 725 ini benar-benar tidak terduga, bukan? Apa pendapat Anda tentang nasib Jones Zizhou dan kawan-kawan? Jangan ragu untuk berbagi spekulasi dan teori Anda di kolom komentar di bawah!