Di Bab 705 Pesona Pujaan Hati, Tuan Orvel menghadapi ancaman maut saat Liu Guang dan Liu Ming, didampingi pengawal tangguh dari keluarga Wu, melumpuhkan seluruh penjagaan Classic Mansion untuk membalas dendam. Liu Ming dengan terang-terangan mengancam nyawa Orvel, menyatakan kedatangan mereka adalah untuk membunuhnya atas penghinaan di masa lalu, sementara para pengawal keluarga Wu menegaskan tak ada yang bisa menyelamatkan Orvel.
Selamat datang kembali, para pembaca setia yang haus akan intrik dan ketegangan!
Di Bab 705 Pesona Pujaan Hati ini, Orvel dihadapkan pada ancaman maut yang tak terduga, mengubah Classic Mansion menjadi arena pertarungan hidup mati.
Poin Menarik Bab Ini
- Kedatangan mendadak Liu Guang dan Liu Ming bersama bodyguard tangguh dari keluarga Wu menciptakan kekacauan di Classic Mansion.
- Tuan Orvel secara terang-terangan diancam akan dibunuh sebagai balasan atas penghinaan yang pernah ia lakukan.
- Orvel menyadari bahwa seluruh penjaga keamanannya telah dilumpuhkan dan musuhnya adalah para master tempur yang sangat berbahaya dari Keluarga Wu.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q: Mengapa Liu Guang dan Liu Ming datang menyerang Tuan Orvel?
A: Mereka datang untuk membalas dendam karena Tuan Orvel sebelumnya telah menghina Liu Ming, dan kini ingin melenyapkannya sebagai bentuk pembalasan.
Q: Siapakah bodyguard yang dibawa oleh Liu Guang dan Liu Ming?
A: Mereka adalah pengawal pribadi Regnar dari keluarga Wu, dikenal sebagai ahli bela diri dan sangat tangguh, membuat posisi Tuan Orvel terancam serius karena mereka telah melumpuhkan semua penjaga keamanannya.
Orang-orang di dalam kotak sekonyong-konyong dikejutkan oleh suara keras itu.
Semua orang terlalu sibuk untuk menonton dan mengamati seorang pria paruh baya kekar berjalan ke dalam kotak dengan wajah dingin.
Dan di belakangnya, empat pria paruh baya dengan wajah arogan juga ikut masuk.
Kelima orang ini adalah pengawal pribadi Regnar.
Liu Guang dan Liu Ming mengikuti orang-orang ini** dengan wajah arogan, dengan seringai di wajah mereka, luar biasa arogan.
Tuan Orvel mengerutkan kening ketika dia mengamati Liu Guang dan Liu Ming putranya dan ucap dengan dingin: “Kalian ayah dan anak sungguh berani, beranikah kalian membawa seseorang untuk menendang Rumah Klasik saya?”