Konflik Panas Elaine, Kebaikan Claire, dan Kedatangan Tak Terduga Warnia: Pesona Pujaan Hati Bab 648
Selamat datang, para pembaca setia Pesona Pujaan Hati!
Di Bab 648 ini, Anda akan dibawa ke dalam pusaran konflik keluarga yang menguji kesabaran, sekaligus kehadiran tak terduga yang menyimpan rahasia.
Poin Menarik Bab Ini
- Elaine kembali menciptakan drama keluarga terkait pengeluaran, yang membuat Jacob terpojok di depan Claire.
- Claire menunjukkan sisi kebaikannya dengan mengorbankan diri, namun ini justru mengungkap motif tersembunyi Elaine yang egois.
- Panggilan penting dari Warnia untuk Charlie mengindikasikan perkembangan alur cerita yang tak terduga dan pertemuan krusial.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa yang menjadi penyebab utama konflik antara Elaine dan Jacob di awal bab ini?
A: Konflik bermula karena Elaine tidak setuju Jacob mengeluarkan uang sebesar 20.000 untuk menjamu tamu, ia merasa itu terlalu mahal bagi keluarga mereka.
Q: Siapa yang menelepon Charlie di akhir bab ini dan apa permintaannya?
A: Warnia menelepon Charlie untuk memberitahunya bahwa ia akan tiba di rumah Charlie dalam sepuluh menit dan menanyakan kapan waktu yang tepat bagi Charlie untuk menemuinya.
Setelah selesai berbicara, dia tutur kepada Elaine lagi: “Bu, jangan mempermalukan Ayah. Dia tidak menghabiskan banyak uang. Sekarang dia ingin menjamu beberapa tamu, mengapa kamu harus menghadapinya?”
Elaine ujar: “Saya masih ingin menabung untuk keluarga? Dua puluh ribu untuk makan, apakah di luar kemampuan keluarga kita?”
Setelah itu, dia memelototi Jacob dan ucap, “Kamu harus memberikan uang ini hari ini, atau kamu harus memberikannya meskipun kamu tidak memberikannya!”
Claire tidak tahu apa yang dipikirkan Elaine.
Jadi dia membuka mulutnya dan tutur: “Bu, jangan mempermalukan Ayah. Bukankah itu 10,000? Aku akan memberikannya padamu.”
“Oke!” Elaine segera kata dengan semangat: “Kalau begitu transfer ke saya di WeChat!”
Claire mengangguk, mengeluarkan ponselnya, dan mentransfer 10.000 ke Elaine.
Elaine membuka WeChat dan mengklik untuk menerima pembayaran. Setelah menerima uang, dia tersenyum.
Setelah itu, dia langsung tutur dalam kelompok beranggotakan lima orang: “Kak, aku juga akan ikut joning sore ini!”
Seseorang dalam kelompok itu bertanya: “Hei, bukankah kamu mengatakan sesuatu di pagi hari?”
Elaine buru-buru menjawab: “Tadinya aku mau pergi berbelanja, tapi kakiku sedikit sakit. Kalau aku tidak mau pergi, aku harus pergi ke salon kecantikan untuk melakukan perawatan wajah dan bersantai!”
Claire menghela nafas tak berdaya saat memandang mata ibunya terbuka. Dia tidak tahu bahwa ibunya telah kehilangan seluruh tabungan keluarganya.
Saat ini, ponsel Charlie di desktop sekonyong-konyong bergetar.
Warnia-lah yang menelepon.
Charlie mengangkat telepon untuk menjawab dan mendengar suara Warnia yang lembut dan menyenangkan: “Mr. Wade, saya akan tiba di rumah Anda sepuluh menit lagi. Kapan waktu yang tepat bagi Anda?”
Charlie ujar: “Tunggu sebentar. Saat keluarga selesai sarapan, saya akan turun setelah selesai mencuci piring.”
“Baiklah, kalau begitu aku menunggumu di gerbang komunitas.”
Warnia merasa sedikit tertekan saat mendengar jawaban Charlie.
Pak Wade pria yang sempurna, dia masih perlu membersihkan piring di rumah? Ini hanyalah penghinaan baginya!
Dia tidak dapat menahan diri untuk berpikir dalam hatinya bahwa jika Tuan Wade bersamanya, dia tidak akan membiarkan dia melakukan pekerjaan rumah apa pun!
Bagaimanapun, seorang pria harus pergi ke luar negeri untuk melawan dunia dan dilayani dengan cermat oleh istrinya ketika dia kembali ke rumah. Bagaimana dia bisa melakukan pekerjaan rumah di rumah?
Di satu sisi, dia merasa luar biasa tidak berharga bagi Charlie, dan di sisi lain, dia ingin menjadi wanita yang melayani Charlie di rumah.
Charlie menutup telepon, dan Claire kata, “Charlie, apakah temanmu ada di sini untuk menjemputmu?”
“Benar.” Charlie mengangguk, dan ujar, “Cucu temanku, baru saja datang menjemputku.”
Claire bersenandung, tanpa memikirkannya, dan ujar: “Kalau begitu, pergilah dan aku akan membersihkan piring dan sumpit. Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama.”
Charlie buru-buru kata: “Tidak apa-apa istriku, biarkan dia menunggu sebentar, aku akan pergi setelah selesai berkemas.”
Claire buru-buru mendorongnya, dan tutur, “Oh, biarkan aku mengambilnya. Jika ada yang harus kamu lakukan, jangan biarkan mereka menunggu lama!”
Bab ini penuh dengan intrik dan keputusan mengejutkan! Apa pendapat Anda tentang tindakan Elaine dan kebaikan Claire yang tak terduga?
Bagaimana kira-kira pertemuan Charlie dengan Warnia akan berlangsung? Bagikan teori dan prediksi Anda di kolom komentar!