Perintah Kaisar Naga Bab 7014 Tidak ada yang berani menyelamatkannya

Bab 7014 Tidak ada yang berani menyelamatkannya

Sedang mencari kelanjutan Perintah Kaisar Naga Bab 7014 Tidak ada yang berani menyelamatkannya? Anda berada di tempat yang tepat. Baca bab selengkapnya di bawah ini.

Poin Penting Bab Ini:

  • Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
  • Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
  • Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.

Meskipun sangat kelelahan dan letih, para prajurit naga yang selamat mengertakkan gigi dan mengubah arah. Pelangi naga emas tiba-tiba berbalik dan melaju menuju Gurun Gobi utara yang paling terpencil dan berbahaya di Dua Puluh Empat Langit.

Mereka melarikan diri sepanjang jalan, melewati berbagai wilayah Dua Puluh Empat Surga. Pemandangan di sepanjang jalan disaksikan oleh semua orang, dan setiap kata dan kalimat menggambarkan sifat kejam dunia ini.

Kota pertama yang kami lewati adalah Xiyue Xuancheng, kota utama Sekte Xuanyue, sekte terbesar di Wilayah Barat Dua Puluh Empat Surga. Kota itu megah, dengan gerbang gunung yang menjulang tinggi. Pada hari-hari biasa, murid-murid sekte datang dan pergi tanpa henti, dan aroma dupa sangat harum.

Namun, hari ini, seluruh Kota Xuan Yue sunyi senyap, semua formasi pelindung sekte diaktifkan sepenuhnya, penghalang ditutup rapat, dan gerbang gunung disegel.

Murid-murid Sekte Xuan Yue yang tak terhitung jumlahnya berdiri di atas tembok kota, menatap dua arus air, satu mengejar dan yang lain melarikan diri, mata mereka dipenuhi kekaguman, ketakutan, dan tewas rasa. Tak seorang pun berani membuka jendela untuk mengintip keluar, dan tak seorang pun berani melangkah keluar dari penghalang.

Sekte Xuan Yue adalah sekte tingkat dua teratas di Dua Puluh Empat Langit, dengan fondasi yang kuat. Namun, ketika berhadapan dengan Klan Dewa yang mendominasi dunia ini, mereka masih tidak berarti seperti semut, dan tidak berani terlibat dalam perselisihan apa pun, karena takut dibakar dan dimusnahkan.

Pasukan naga melesat cepat melintasi langit di atas Kota Xuan, aura naganya yang luas menyelimuti tembok kota. Banyak kultivator di dalam kota gemetar ketakutan, menjaga ketat penghalang dan tetap diam sepanjang waktu.

Gelombang hitam ras ilahi mengikuti dari dekat, menghancurkan segala sesuatu di jalannya. Kekuatan ilahi berwarna ungu keemasan menyebabkan seluruh penghalang kota sedikit bergetar. Tak seorang pun kultivator di kota itu berani bernapas keras; mereka hanya bisa menyaksikan tanpa daya saat kedua arus itu menjauh, hati mereka dipenuhi rasa takut yang tak berujung.

Setelah meninggalkan Kota Misterius Puncak Barat, pasukan naga melintasi ribuan hektar perairan yang luas.

Hamparan air yang luas ini adalah jalur air pedalaman terbesar di Dua Puluh Empat Langit, rumah bagi puluhan sekte air kecil. Pada hari-hari biasa, perahu datang dan pergi di atas air, dan para kultivator berlayar untuk berlatih, menjadikannya tempat yang ramai dan sibuk.

Pada saat itu, seluruh perairan menjadi sunyi senyap. Semua sekte air telah tenggelam ke dasar, menutup gua-gua mereka dan menyembunyikan keberadaan mereka. Bahkan seekor ikan atau secercah energi spiritual pun tidak berani keluar dari hamparan danau yang luas itu.

Ras naga melesat melintasi danau, menciptakan ribuan riak air. Darah naga emas menetes ke danau, mewarnai seluruh perairan Canglan sedikit keemasan.

Pasukan ilahi menyerbu dari belakang, kobaran api ilahi mereka yang tak berujung menyebar di permukaan danau, menciptakan kabut tebal. Kekuatan ilahi yang menakutkan itu menyebabkan banyak kultivator air gemetar dan meringkuk, takut menunjukkan wajah mereka.

Bagian:12