Bab 6963 Tanah Leluhur Klan Naga
Selamat datang kembali! Anda sedang membaca novel Perintah Kaisar Naga Bab 6963 Tanah Leluhur Klan Naga. Mari kita simak kelanjutan ceritanya.
- Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
- Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
- Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.
Begitu wujud asli naga emas terungkap sepenuhnya, seluruh energi naga, energi jahat, keganasan, kabut beracun, dan kekuatan naga di seluruh Kolam Naga Jahat langsung melonjak mundur, bersujud, berlutut, dan menyerah!
Semua niat menghabisi yang mengamuk, kekacauan, dan badai seketika mereda dan lenyap tanpa jejak!
Naga raksasa berwarna hitam pekat di hadapan mereka, yang tadinya mengamuk, marah, dan tewas-matian melawan dengan niat menghabisi yang luar biasa, tiba-tiba membeku di udara. Semua gerakannya tiba-tiba berhenti, dan semua energi jahatnya lenyap.
Mata naga merah menyala yang haus darah itu seketika kehilangan semua warnanya, dipenuhi rasa takut dan keputusasaan yang mendalam. Darah naganya bergejolak liar dan bergetar hebat, esensi naganya menjadi kacau dan gelisah, di ambang kehancuran.
berdebar!!!
Tubuh naga hitam yang sangat besar dan berat itu terhempas tak terkendali ke jurang air hitam.
Kepala naga raksasa itu menempel erat pada dasar batu hitam yang dingin, sisiknya bergetar dan terlepas, bahkan tidak mampu mendongak dan melihat langsung wujud asli naga emas itu, dan bahkan tidak mampu mengerahkan sedikit pun pikiran untuk melawan!
Nenek moyang semua naga, sumber penindasan!
Tingkat garis keturunan sangat berbeda!
Naga hitam kuno dan eksotis ini bagaikan semut yang menatap langit, setitik debu yang menghadap matahari dan bulan, atau manusia fana yang memberi penghormatan kepada dewa di hadapan wujud sejati naga emas tertinggi. Jurang pemisah di antara mereka begitu luas sehingga tak teratasi dan tak terpecahkan!
Semua keganasan, kekerasan, kekejaman, dan kebencian yang ada sebelumnya lenyap sepenuhnya, hanya menyisakan rasa takut yang mendalam dan kepatuhan total.
Jurang kegelapan yang tak berujung itu tiba-tiba diselimuti keheningan yang mencekam, begitu sunyi hingga Anda bisa mendengar suara jarum jatuh.
Hanya kekuatan dahsyat Naga Emas Tertinggi yang menyelimuti seluruh dunia, menekan semua kebohongan dan kekacauan.
David berdiri di tengah cahaya ilahi keemasan, wujud sejati Naga Emas Tertinggi melayang di belakangnya, tubuhnya diberdayakan oleh kekuatan naga yang tak tertandingi. Tatapannya acuh tak acuh dan dingin saat ia diam-diam menatap naga purba yang ganas yang gemetar di tanah. Suaranya jelas, berwibawa, dan tidak menerima bantahan:
“Sekarang, menyerah, atau tewas?”
Tubuh naga hitam yang besar itu bergetar hebat, semua keganasan dan kesombongan yang terkumpul selama ribuan tahun hancur berkeping-keping, hanya menyisakan rasa takut yang mencekam dan penghinaan yang mendalam di hatinya.
Pada saat ini, ia akhirnya menyadari bahwa kultivator yang tampak muda di hadapannya bukanlah kultivator biasa dari seluruh surga, melainkan Penguasa Sepuluh Ribu Naga, Makhluk Tertinggi Klan Naga, satu-satunya asal mula Dao Naga dari seluruh surga, dan leluhur tertinggi dari Klan Naga abadi!
Bahkan dalam ketakutan yang luar biasa dan kerendahan hati yang mendalam, ia masih berpegang teguh pada sisa hidupnya, menggertakkan giginya dan memohon dengan putus asa, suaranya gemetar dan serak karena kerendahan hati yang sangat besar: “Yang Mulia! Saya tahu kesalahan saya! Saya bersedia tunduk sepenuhnya dan setia selamanya!”