Bab 6810 Penyembuhan
Baca Perintah Kaisar Naga Bab 6810 Penyembuhan online gratis. Mohon maklum jika ada kesalahan penerjemahan dan selamat menikmati alur ceritanya.
- Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
- Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
- Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.
Siapkah kamu menyelami momen-momen menegangkan dan penuh emosi dalam kelanjutan kisah ini?
Berdengung!
Kekuatan abu-abu yang kacau itu melonjak dan menyebar liar dari meridian dan dantiannya, berubah menjadi lapisan sayap cahaya abu-abu yang padat, tebal, dan mengalir cepat, yang menyelimuti tubuhnya dan seketika menerobos udara serta melesat di atas air.
Kecepatan ekstrem itu menerobos udara permukaan laut dan menembus lapisan tirai air, dan sebuah anak panah air abu-abu, yang terkondensasi secara ekstrem, langsung menempuh jarak ribuan mil.
Tanpa meninggalkan jejak atau ragu-ragu, mereka melaju menuju lokasi pencarian dan penyelamatan di laut dalam di sebelah utara.
Pada saat ini, David sama sekali mengabaikan kelelahannya karena tidak beristirahat sepanjang malam, luka dalam yang belum sembuh, dan penipisan energi spiritual yang disebabkan oleh pengaktifan sumber kekuatannya secara cepat, mendorong kecepatan dan kekuatannya untuk menembus kehampaan hingga puncaknya.
Ia hanya memiliki satu obsesi di hatinya—untuk bertemu Azi sesegera mungkin, untuk melindunginya sesegera mungkin, dan untuk menyelamatkannya dari situasi putus asa sesegera mungkin.
Hanya dalam beberapa tarikan napas, dia menempuh ribuan mil lautan dan tiba tepat di arus dan pusaran yang disebutkan Lan Yuan.
Wilayah laut ini sangat berbahaya, dengan arus bawah yang bergejolak dan arus yang saling bersilangan. Palung laut dalam yang tak terhitung jumlahnya dengan kedalaman yang bervariasi saling bersilangan dan membentang tanpa batas, sementara pusaran air laut dalam yang besar berputar perlahan.
Arus tersebut menarik semua air dan puing-puing di sekitarnya dengan kekuatan yang mengerikan dan daya hisap yang luar biasa.
Dikelilingi oleh terumbu karang yang lebat, saling terkait, dan tajam, dengan celah-celah gelap dan dalam di antara lapisan-lapisan batuan, tempat ini merupakan tempat paling tersembunyi dan berbahaya di laut dalam.
Dengan tatapannya yang menembus air laut yang jernih dan gelap, David segera melihat sosok ungu yang meringkuk di celah terumbu karang.
Pemandangan yang menarik perhatiannya membuat hatinya terasa sesak, gelombang kepahitan muncul di dalam dirinya, dan dia merasakan sakit hati yang luar biasa.
Jubah peri ungu Ah Zi yang megah telah lama terkoyak-koyak oleh arus laut dalam yang ganas dan tepi terumbu karang yang tajam dan keras.
Ujung bawah, manset, pinggang, dan rok jubah itu robek di beberapa bagian yang memanjang, dengan ujung-ujung benang sutra berterbangan tak beraturan dan terpisah-pisah. Hilang sudah pakaian yang anggun, elegan, dan memesona di masa lalu.
Di balik jubahnya yang compang-camping, kulitnya yang dulunya cerah dan halus kini begitu pucat hingga hampir transparan dan tanpa darah.
Tubuhnya dipenuhi luka lecet halus, memar akibat benturan dan goresan dengan kedalaman yang bervariasi, dan jejak samar garam air laut serta puing-puing batu tetap berada di antara kulit dan daging, membuatnya tampak berantakan, rapuh, dan menyedihkan.