Bab 6755 Tidak Perlu Pengorbanan
Selamat datang kembali para pembaca setia dalam bab terbaru yang penuh misteri dan intrik dari ‘Perintah Kaisar Naga’!
- Celah misterius dipenuhi kabut kelabu, boneka tulang, dan lapisan susunan ilusi yang memerangkap.
- Susunan ilusi memanipulasi ketakutan terdalam seseorang, membuat mereka tersesat dan kehabisan energi spiritual.
- David mengungkap bahwa orang gila yang berhasil keluar justru lolos karena kegilaannya membuatnya imun terhadap ilusi, dan David membantunya.
Siapakah sebenarnya yang ada di balik celah misterius itu?
Pupil mata lelaki tua itu sedikit menyempit: “Kaukau mengenalnya?”
“Saya sudah menanyakan hal itu.”
David menuruni tangga batu dan berdiri di depan Orang Tua dari Dunia Bawah. “Alasan orang gila itu bisa keluar adalah karena dia memang gila.”
Dahi lelaki tua itu berkerut tajam: “Sudah gila? Apa maksudnya ini?”
“Ada sesuatu di dalam celah itu.”
David berkata, “Kabut kelabu, boneka tulang yang dirangkai dari kerangka, dan lapisan demi lapisan susunan ilusi.”
Yang benar-benar mencegah orang melarikan diri bukanlah boneka tulang, melainkan susunan ilusi.
Ilusi-ilusi itu, berlapis-lapis, membangkitkan ketakutan dan obsesi terdalam di hati manusia, menyebabkan mereka kehilangan arah dan tidak pernah menemukan jalan keluar.
Sebagian besar orang yang masuk ke sana tewas di tangan boneka tulang atau terjebak dalam susunan ilusi dan tewas karena kehabisan energi spiritual.
Tatapannya menyapu semua orang yang hadir: “Tapi orang gila itu berbeda; dia menjadi gila setelah memasuki celah itu.”
Pikirannya kacau, dan susunan ilusi itu tidak dapat secara efektif mengganggunya.
Jadi, dia berhasil melewati susunan ilusi dan menemukan jalan keluar. Namun, bahkan setelah keluar, dia tidak bisa kembali normal.
Orang tua dari dunia bawah itu terdiam.
Ketiga kultivator yang mengawalnya saling bertukar pandangan bingung. Suara kultivator paruh baya itu terdengar ragu-ragu: “Lalu bagaimana dia bisa keluar? Apakah dia juga sudah gila?”
“Dia beruntung.”
David berkata, “Kami masuk tak lama setelah dia dikirim masuk. Youlan masih hidup saat itu. Kami membantunya memblokir boneka tulang dan membimbingnya melewati susunan ilusi.”
Orang Tua dari Dunia Bawah menatap David untuk waktu yang lama.
Berbagai emosi kompleks bergejolak di mata birunya yang dalam: keterkejutan, keraguan, semacam kelegaan yang tak dapat dijelaskan, dan kesadaran samar, hampir tak terasa, bahwa ia akhirnya menemukan jawabannya.
“Datang.”
Pria tua itu berbalik, mengangkat tirai, dan berkata dengan suara serak dan dalam, “Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu secara pribadi.”
David melirik Jiang Xuelan, yang mengangguk sedikit, menandakan bahwa dia bisa pergi tanpa khawatir.
Dia mengikuti lelaki tua itu masuk ke dalam gua.
Tirai jatuh di belakang mereka, menghalangi cahaya merah gelap dan suara-suara berisik.
Pria tua itu duduk kembali di bangku batu hitamnya, sosoknya yang bungkuk tampak seperti patung yang membeku dalam cahaya redup.
Dia terdiam lama sebelum berbicara, suaranya serak: “Retakan itu tahukah kau apa yang ada di dalamnya?”
“Jiwa iblis yang tertidur.”
David berkata, “Atau lebih tepatnya, itu dulunya adalah jiwa iblis. Ia menyerap jiwa-jiwa orang yang mengorbankan diri untuk memulihkan dirinya.”