Pesona Pujaan Hati Bab 3360

Pesona Pujaan Hati Bab 3360

Selamat datang kembali, pembaca setia, mari selami bab terbaru yang penuh dengan intrik dan ketegangan!

Poin Penting Bab Ini:

  • Terungkapnya strategi militer canggih Charlie yang memanfaatkan medan dan pertahanan berjenjang secara brilian.
  • Perdebatan sengit antara Charlie dan ‘Battle King’ Walter yang memuncak menjadi adu ego dan adu argumen tajam.
  • Reaksi Walter yang frustrasi dan marah saat berhadapan dengan kepercayaan diri Charlie yang dianggap ‘mengintimidasi’.

Siapa sangka perdebincangan strategi memuncak menjadi adu ego nan sengit?

Strategi militer macam apa yang membuat Charlie begitu percaya diri dan dianggap ‘mengintimidasi’ oleh Walter?Terungkapnya taktik canggih yang memanfaatkan medan dan pertahanan berjenjang untuk kemenangan telak.Bagaimana Walter, seorang ‘Battle King’, merespons kekalahan dan argumen tajam dari Charlie?

Walter mengerutkan kening dan bertanya, “Dari apa yang Anda katakan, sepertinya semua ini disebabkan oleh Anda?”

“Tentu saja.” Charlie mengangkat alisnya dan tersenyum, “Tanpa berlebihan, sebagian besar karena aku.”

Walter bersenandung dan tertawa, dan bertanya secara retoris dengan nada tidak ramah, “Jadi, sepertinya kamu seorang pengganggu, ya?”

Charlie mengangguk dan berkata dengan jarinya, “Anda tahu, perencanaan taktis benteng permanen dengan lubang pertahanan anti-lereng, panduan untuk meninggalkan pangkalan di lembah dan memindahkannya ke lubang gunung.”

“Ditambah inti strategis membangun tembok tinggi, mengumpulkan biji-bijian, dan perlahan-lahan merebut takhta, semua ini adalah ide saya, dan dengan panduan esensi taktis ini, bahkan sekelompok orang berkaki lumpur dapat bermain jauh melampaui imajinasi potensi tempur orang biasa.”

“Ini dibuat khusus untuk Hamid oleh saya, dari dua kemenangan besar pertama, saya benar-benar suka menggertak.”

Mengatakan itu, Charlie memukul sedikit dan tertawa lagi, “Setidaknya, sedikit lebih banyak intimidasi daripada kamu.”

Ketika Walter memikirkan lebih dari 2.500 anak buahnya yang tewas secara tragis dalam posisi Hamid, dia menampar meja dengan marah dan berkata dengan marah, “Nak, jangan terlalu sombong!”

Charlie berkata sambil menggelengkan kepala dengan nada menghina: “Kamu berpikiran sempit sungguh tidak ada artinya, kamu menanyaiku tidak cukup pengganggu, jadi aku hanya menjawabmu di mana aku pengganggu, dan kamu masih kesal?”

« Bab 3359DAFTAR ISIBab 3361 »