Pesona Pujaan Hati Bab 3352

Pesona Pujaan Hati Bab 3352

Selamat datang kembali para pembaca setia yang selalu menantikan kelanjutan kisah menegangkan ini!

Poin Penting Bab Ini:

  • Cadangan strategis Hamid yang mengejutkan lawan memaksa situasi baru.
  • Negosiasi penting akan segera terjadi, menandai titik balik dalam konflik.
  • Persiapan mengerikan Joseph dengan peti mati busuk yang penuh makna tersembunyi.

Mari kita selami ketegangan yang memuncak dalam bab terbaru!

Keteguhan Hamid terbukti mengejutkan lawan.Sebuah pertemuan penting akan segera terjadi, terlepas dari siapa yang hadir.Persiapan misterius dengan ‘barang’ yang tidak biasa tengah dilakukan.

Walter mengerutkan kening, mengangkat telepon pihak lain, dan melihatnya beberapa saat, dan seluruh ekspresinya langsung menjadi sangat jelek!

Ia tak menyangka Hamid punya cadangan strategis sebanyak itu.

Hanya dengan melihat cadangannya saja, bertahan selama satu tahun bukanlah masalah sama sekali.

Jadi, dia bertanya, “Dari mana asal foto-foto ini?”

Pihak lain berkata dengan suara dingin: “Mereka semua dikirim oleh Hamid sendiri!”

Ekspresi Walter muram. Sambil mengertakkan gigi, dia berkata, “Hamid akan memasukkan kita ke dalam tentara!”

Dia berkata, “Yah, sekarang bukan hak saya untuk memutuskan apakah akan berdamai atau tidak, saya akan segera melapor kepada Panglima Tertinggi kita, dan dia akan memutuskan segalanya!”

Pihak lain berkata dengan nada menghina, “Saya tidak peduli tentang Anda, saya hanya datang untuk memberi tahu Anda bahwa saya sudah setuju dengan pihak lain, pada jam 3 sore ini, negosiator Hamid akan tiba di barak dengan helikopter.”

“Pada saat itu, saya akan melakukan pembicaraan damai dengannya secara langsung, baik Anda berpartisipasi atau tidak!”

Setelah mengatakan itu, dia mengambil kembali ponselnya dari tangan Walter. Berbalik dan pergi.

Walter menyeka segenggam keringat dingin di dahinya, lalu segera mengeluarkan telepon satelitnya dan menghubungi Joseph yang berada jauh di Tiongkok.

Pada saat ini, Yusuf. Di rumah tua keluarga Wan, sangat puas melihat puluhan peti mati murahan yang bertumpuk di halaman.

« Bab 3351DAFTAR ISIBab 3353 »