Hamid dengan tidak sabar berkata, “Hentikan omong kosongmu. Tutup mulutmu! Adapun apa yang akan aku lakukan, kamu akan tahu nanti!”
Zynn melihat ekspresi Hamid yang tidak sabar, jadi dia harus mengecilkan lehernya dan berhenti berbicara.
Saat ini, Hamid sedang memegang teropong, di langit yang agak cerah ia terus mencari sesuatu.
Dan mulutnya juga membaca kata-kata yang bergumam: “Sudah hampir waktunya kan? Di mana dia? Aku tidak melihatnya.”
Semakin Zynn terlihat semakin bingung, berpikir selama setengah hari, sebuah pikiran tiba-tiba muncul di kepalanya, jadi dia bertanya dengan gugup, “Ha……Komandan Hamid……Festival Qingming akan datang, apakah Charlie yang akan membawaku kembali?”
“Saya tidak bisa pergi sekarang! Kalau tidak, mungkin sebelum helikopter terbang beberapa kilometer, saya akan dibawa pergi oleh tembakan rudal dari orang-orang dari Front Bencana ……”
Faktanya, Zynn baru-baru ini memikirkan tentang masalah kembali ke Tiongkok untuk Festival Qingming.
Sebelum Front Bencana menyatakan perang terhadap Hamid, dia berharap Festival Qingming akan segera datang sehingga dia bisa kembali ke negaranya lebih cepat.
Meski hanya beberapa hari lalu kembali lagi, itu jauh lebih baik daripada tinggal di tempat kumuh ini.
Namun karena Cataclysmic Front dan Hamid bertempur dua kali bolak-balik dan mengalami penyiksaan mental yang berat, Zynn tidak berani pergi.
Dia juga mengetahui situasi terkini dalam dua hari terakhir. Mengetahui bahwa markas Hamid telah dikepung, dan mengetahui bahwa Hamid siap berperang berlarut-larut dengan benteng yang kuat dan cadangan strategis dalam jumlah besar.
Dia takut pria Charlie ini akan bersikeras untuk kembali ke negaranya.
Dia tahu saat ini, tinggal di markas Hamid adalah yang paling aman.
Kini, Hamid membawanya ke puncak gunung dan memandang sekeliling langit dengan teleskopnya seolah sedang mencari sesuatu.
Hal ini membuat Zynn salah mengira bahwa Hamid sedang menunggu helikopter dan ingin menggunakannya untuk mengirim dirinya pergi.
Oleh karena itu, suasana hatinya sangat menakutkan.
FAQ Novel
Q: Apa yang menyebabkan kecemasan dan ketakutan Zynn di bab ini?
A: Zynn diliputi kecemasan dan ketakutan akan nasibnya di tengah ketegangan yang meningkat di Suriah dan ketidakpastian niat Hamid.
Q: Bagaimana Charlie tiba di lokasi pada bab ini?
A: Charlie tiba dengan melakukan terjun payung untuk kedua kalinya dari ketinggian ribuan meter.
Q: Mengapa Zynn mengira Hamid akan menembaknya?
A: Zynn mengalami gangguan saraf akibat perang dan diseret keluar dari lubang oleh Hamid tanpa penjelasan, membuatnya khawatir akan ditembak.
Q: Mengapa Zynn kini ragu untuk kembali ke Tiongkok untuk Festival Qingming?
A: Setelah mengalami penyiksaan mental akibat pertempuran antara Cataclysmic Front dan Hamid, Zynn kini takut dan tidak berani pergi, khawatir akan ditembak jatuh.
Mari berbagi spekulasi dan prediksi Anda mengenai kelanjutan peristiwa yang mendebarkan ini di kolom komentar!