Pesona Pujaan Hati Bab 3218

Pesona Pujaan Hati Bab 3218

Selamat datang, pembaca setia, mari selami lebih dalam kelanjutan kisah “Pesona Pujaan Hati Bab 3218” yang penuh intrik!

Poin Penting Bab Ini:

  • Perdebatan sengit antara Jacob dan Elaine memanas akibat perbedaan pandangan soal hadiah ulang tahun dan komentar yang saling menyakitkan.
  • Ungkapan Jacob yang menyinggung tentang ‘wajah tua’ Elaine memicu kemarahan besar dan serangan balik verbal yang tak kalah pedas.
  • Intervensi Charlie, termasuk ancaman untuk kembali ke rumah lama, terbukti ampuh meredakan pertengkaran hebat orang tuanya.

Perdebatan sengit antara Jacob dan Elaine memanas karena perbedaan pandangan soal hadiah ulang tahun.Ungkapan Jacob yang menyinggung tentang ‘wajah tua’ memicu amarah Elaine.Ancaman Charlie untuk kembali ke rumah lama justru menjadi cara ampuh meredakan pertengkaran.

Mata Jacob berbinar dan dia berkata dengan penuh semangat: “Ya! Elaine! Kamu bilang wajah lamaku tidak layak untuk diminum Moutai yang mahal, lalu apakah wajah lamamu layak mendapatkan produk perawatan kulit senilai ratusan ribu? Jangan lupa, kita adalah pasangan! “

“Jika kamu mengatakan itu setengah kati untuk sepasang, jika aku, Yakub, adalah seekor keledai, maka kamu Elaine adalah bagal unta, siapa yang lebih baik dari yang lain?”

Elaine merasa sangat terhina, dan berteriak dengan marah, “Fcuk bagal tua ibumu! Sama seperti milikmu juga layak dibandingkan dengan wanita tuamu? Lihat wajah tuamu, berkerut seperti labu matang, sepertinya ibuku pun lembut, putih, dan halus? Kamu masih memiliki wajah untuk mengatakan kamu setengah kati bagiku?

Jacob marah, memandang Charlie dengan kesal, dan berseru: “Dengar, aku bilang produk perawatan kulit yang kamu berikan padanya begitu mahal adalah pemborosan. Lebih baik mengoleskan produk perawatan kulit pada wajah anjing untuk mengelusnya.”

“Kamu seharusnya mendengarkanku sejak awal, dan memberinya yang palsu, lagipula, dia tidak bisa melihatnya sama sekali di topi lamanya!”

Begitu Jacob selesai mengatakan ini, dia langsung menyesalinya.

Dia hanya bersemangat dan berseru sebentar, lalu menyadari bahwa dia telah menusuk sarang lebah.

Benar saja, ketika Elaine mendengar ini, dia mengulurkan tangannya untuk merobeknya, dan mengutuk,

« Bab 3217DAFTAR ISIBab 3219 »