Harold tampak kesal, dan Nyonya Willson berkata, “Ketika Charlie menggunakan bunga bakung untuk dianggap sebagai daun bawang, dia membuat kami muntah dan diare dan kami ditarik ke rumah sakit untuk perawatan darurat, balas dendam ini, saya selalu ingat!”
Harold teringat saat dia mengompol di rumah, tubuhnya menggigil, dan berkata,
“Nenek, aku juga selalu ingat balas dendam ini, tapi nenek tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan membeli dua pon daun bawang!
Nyonya Willson mengertakkan gigi dan melambaikan tangannya, “Hanya saja, sebaiknya aku pergi dan merasakan pantatnya dulu!”
Setelah mengatakan itu, dia keluar dari kamar tidur.
Wanita tua Willson, yang selalu bangga, telah merasakan banyak kehangatan manusia sejak dia mengalami masa-masa sulit, tapi yang paling membuatnya marah adalah bagaimana keluarga Charlie tidak mempedulikannya.
Awalnya, keluarga juga memberinya sedikit wajah, tetapi ketika dia bertekad untuk merebut vila keluarga, dia akhirnya terpecah belah dengan empat anggota keluarga Charlie.
Sejak itu, dia dipenjara, terjatuh, bahkan menjadi penarik kantong plastik untuk pelanggan di supermarket, keluarga Charlie tidak lagi menghubunginya, apalagi Jacob memperlakukannya seperti udara di supermarket, yang membuatnya menyimpan dendam hingga saat ini.
Tak lama kemudian, Nyonya Willson datang ke pintu rumah Charlie dengan sikap agresif dan langsung menekan bel pintu.
Di dalam vila, setelah Charlie memasukkan kue ke dalam lemari es, dia kembali ke ruang tamu, dimana Claire dan orangtuanya masih sibuk di dapur.
Saat ini, dia mendengar bel pintu, jadi dia bangkit dan pergi ke pintu depan.
Alternatif Novel Charlie Wade yang Karismatik…
Daftar
FAQ Novel
Q: Mengapa Nyonya Willson bertekad membawa daun bawang untuk Charlie?
A: Ia menganggap daun bawang sebagai simbol balas dendam atas insiden bunga bakung yang pernah membuat keluarganya sakit parah di masa lalu, merujuk pada peristiwa yang ia rasakan sebagai penghinaan.
Q: Apa yang menjadi pemicu utama kebencian Nyonya Willson terhadap keluarga Charlie?
A: Kebenciannya berakar dari pengalaman pahitnya dipenjara, jatuh miskin, dan perlakuan acuh tak acuh dari keluarga Charlie, terutama Jacob, setelah konflik perebutan vila.
Menurutmu, akankah upaya balas dendam Nyonya Willson kali ini berhasil menimbulkan kekacauan? Bagikan prediksimu di kolom komentar!