“Charlie, sebaiknya aku tidak meminumnya. Aku masih muda dan terlalu boros untuk meminumnya.”
Charlie menampar wajahnya dan berkata dengan serius: “Jika kamu tidak minum, aku akan membuangnya.”
Setelah itu, dia mengulurkan tangan dan mengambil salah satu gelas air, berpura-pura menuangkannya ke tanah.
Sara kaget, takut dia benar-benar membuang barang berharga itu, jadi tanpa sadar dia berkata:
“Jangan dibuang, jangan! Charlie, bolehkah aku meminumnya?”
Dia menyerahkan gelas air padanya dan memerintahkan: “Kalau begitu berhenti bicara omong kosong dan minumlah sekarang.”
Sara mengangguk, mengambil segelas air darinya dengan kedua tangannya, memandangnya dengan penuh kasih sayang, dan berkata dengan emosional, “Terima kasih, Charlie!”
Dia mengusap pelipisnya dan tersenyum pahit.
Philip di samping juga menyadari bahwa bersikap terlalu sopan mungkin membuat Charlie merasa terasing, jadi dia pun mengambil segelas air terakhir dan berkata kepada Sara:
“Sara, ini kebaikan Charlie kepada kita, mari kita bicarakan., Kita semua adalah satu keluarga, jangan biarkan dia berpikir bahwa kita terlalu berjauhan.”
Sara mengangguk ringan dan berbisik: “Ayah, saya tahu …”
Philip tersenyum dan berkata, “Ayo, Ayah akan bersulang denganmu. Ayo minum bersama!”
Sara buru-buru mengangkat cangkir air, bersulang dengan cangkir Philip, lalu mengumpulkan keberanian dan meminumnya.
Philip sudah merasakan perasaan kembali ke masa lalu, jadi kali ini dia merasakan perasaan itu lagi, meski hatinya gembira, dia tidak terkejut.
Namun, Sara terkejut dan tidak bisa berkata-kata.
Sebab, ia sungguh tidak menyangka setelah meminum segelas air ini, tubuhnya akan mengalami perubahan yang begitu ajaib.
Perasaan seutuhnya benar-benar seperti kembali ke saat dia berumur delapan belas tahun.
Dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menutup matanya, dengan hati-hati merasakan setiap perubahan yang terjadi di tubuhnya, dan berpikir dalam hati:
“Jika saya tidak mengetahui efek magis dari segelas air ini untuk waktu yang lama, bahkan jika seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya melakukan perjalanan kembali ke enam atau tujuh tahun yang lalu, saya pasti akan…”
Alternatif Novel Charlie Wade yang Karismatik…
Daftar
FAQ Novel
Q: Mengapa Lenan merasa sangat terharu dan berterima kasih kepada Charlie?
A: Lenan sangat terharu dengan kebaikan dan perhatian Charlie, serta berharap bisa hidup lebih lama untuk menikmati kebersamaan dengan anak-anak seperti Charlie dan Sara.
Q: Apa alasan Sara awalnya menolak untuk meminum air pemberian Charlie?
A: Sara merasa bahwa keluarganya sudah terlalu banyak berutang budi pada Charlie, dan dia menganggap dirinya masih terlalu muda sehingga tidak pantas menerima pemberian yang begitu berharga.
Bagaimana menurutmu kelanjutan kisah mereka? Bagikan kesan dan spekulasimu di kolom komentar!