Perintah Kaisar Naga Bab 6490 omong kosong belaka
Selamat datang di ulasan singkat Bab 6490 dari novel Perintah Kaisar Naga yang penuh misteri dan ketegangan!
- Identifikasi pengocok legendaris milik pendiri Sekte Guiyuan oleh Guiyuanzi.
- Munculnya pertanyaan besar mengenai identitas sebenarnya dari pria tua misterius.
- Serangan mendadak dan kuat dari pria tua tersebut ke arah Guiyuanzi.
Bab 6490 omong kosong belaka.
Saat ia sedang bertanya-tanya apa yang sedang terjadi, tatapan Guiyuanzi tiba-tiba tertuju pada pengocok di tangan lelaki tua itu.
Pada saat itu juga, seluruh tubuhnya gemetar hebat, pupil matanya tiba-tiba menyempit, napasnya terhenti mendadak, dan gelombang dahsyat melanda hatinya.
Pengocok telur itu terukir di hatinya, tak terlupakan seumur hidup.
Di dalam aula leluhur Sekte Guiyuan, tergantung potret para patriark terdahulu.
Pada potret patriark pendiri, leluhur kuno yang meletakkan dasar bagi garis keturunan seribu tahun Sekte Guiyuan, memegang cambuk giok putih yang persis sama dalam gaya, tekstur, dan kilau.
Benda ini adalah senjata sihir kelahiran pendiri Sekte Guiyuan. Benda ini menghilang selama ribuan tahun setelah kematian pendirinya. Bagaimana mungkin benda ini muncul di alam rahasia yang kacau ini dan dipegang oleh hantu yang aneh?
Keterkejutan, kebingungan, ketidakpercayaan—berbagai emosi bercampur dan bertabrakan, memengaruhi pikiran Gui Yuanzi.
Bibirnya sedikit bergetar, suaranya kering dan gemetar, dipenuhi dengan keterkejutan dan kekaguman yang tak ters掩embunyikan.
“Kaukau adalah pendiri Sekte Guiyuan?”
Pria tua berbaju putih itu tetap tenang, wajahnya tidak menunjukkan persetujuan yang jelas maupun penolakan terang-terangan.
Dia hanya sedikit mengangkat sudut bibirnya, memperlihatkan senyum yang jauh dan samar, senyum lembut yang membawa serta pasang surut kehidupan.
Sesaat kemudian, lelaki tua itu perlahan mengangkat tangan kanannya, ujung jarinya yang keriput dan kurus menggerakkan tangannya dengan lembut.
Cahaya putih lembut dan murni dengan cepat mengembun dari telapak tangannya, seketika berubah menjadi telapak tangan cahaya putih raksasa.
Telapak cahaya itu memiliki garis luar yang jelas dan aura yang hangat serta lembut. Ia tidak memiliki aura kekerasan atau pembunuhan, tetapi membawa kekuatan yang berat dan menindas. Ia menerobos kabut keruh dan menghantam langsung ke arah posisi Guiyuanzi.
Cahaya putih itu jatuh dengan kecepatan sangat tinggi, langsung menyelimutinya, tidak memberi Guiyuanzi waktu untuk berpikir atau ragu-ragu.
Kewaspadaan naluriah langsung muncul, pupil mata Gui Yuanzi menyempit tajam, dan kekuatan spiritualnya yang biru memancar tanpa ragu-ragu.
Ia dengan cepat menggenggam gagang pedangnya di pinggangnya dengan tangan kanannya, dan dengan ledakan kekuatan tiba-tiba di pergelangan tangannya, suara dentingan yang tajam bergema di tengah kabut. Pedang Qingfeng terhunus, cahaya dinginnya berkilauan saat menembus kabut abu-abu yang pekat.
“minum!”
Teriakan rendah memecah aliran udara di sekitarnya, dan energi spiritual Taois murni mengalir ke pedang, seketika menyebabkan cahaya spiritual biru pekat memancar dari bilah pedang yang jernih.
Cahaya spiritual itu mengembun menjadi seberkas cahaya tajam seperti pedang, membawa momentum yang tak terbendung dan penuh tekad, lalu menebas lurus untuk menghantam telapak tangan putih raksasa itu.
Ledakan-!
Cahaya biru dan cahaya putih bertabrakan dengan keras, dan dua kekuatan yang sama sekali berbeda tiba-tiba meledak.
Gelombang cahaya yang menyilaukan menyapu ke segala arah dalam sekejap, secara paksa menyebarkan kabut keruh, dan gelombang udara transparan menyebar keluar dari titik tumbukan.
Deru yang memekakkan telinga itu bergema di alam rahasia yang sunyi mencekam, dan bertahan lama.
Benturan keras itu merambat ke arah berlawanan di sepanjang pedang, mengenai tubuh Guiyuanzi secara langsung.
Tanah berlumpur di bawah kakinya langsung ambruk, dan kakinya tergelincir ke belakang tanpa disadari akibat hentakan yang sangat besar.