Perintah Kaisar Naga Bab 6859 Tidak Ada Lagi Omong Kosong

Bab 6859 Tidak Ada Lagi Omong Kosong

Selamat datang kembali! Anda sedang membaca novel Perintah Kaisar Naga Bab 6859 Tidak Ada Lagi Omong Kosong. Mari kita simak kelanjutan ceritanya.

Poin Penting Bab Ini:

  • Plot semakin memanas saat karakter tak terduga mulai bergerak.
  • Rahasia terungkap yang akan mengubah jalannya cerita.
  • Baca di bawah untuk mengetahui bagaimana protagonis menghadapi tantangan baru ini.

Ekspresi pria itu sedikit berubah, dan cahaya keemasan berkilat di matanya yang tajam, seperti binatang buas yang titik lemahnya telah disentuh.

Ia perlahan berdiri, ujung jubah emas gelapnya terseret di tanah. Auranya tak lagi tertahan, dan cahaya ilahi keemasan perlahan memancar dari tubuhnya, mewarnai lampu putih dingin di seluruh aula dengan lapisan emas pucat.

Wajahnya yang dulunya tenang dan anggun di usia paruh baya berubah dingin dan tegas saat ini, dengan aura angkuh dan arogan di antara alisnya, yang khas bagi para kultivator ilahi.

“Urusan saya bukan urusanmu.”

Suara pria itu menjadi rendah dan dingin, kehilangan ketenangan dan ketajamannya yang sebelumnya, digantikan oleh permusuhan yang terang-terangan dan kekuatan yang menindas, “Adapun kau, seorang kultivator biasa yang muncul entah dari mana, berani menerobos wilayahku dan begitu kurang ajar”

Indra ilahinya kembali menyelidiki, kali ini tanpa disembunyikan. Sebaliknya, ia menggunakan teknik penyelidikan unik dari ras ilahi untuk secara tepat dan tajam menembus dantian David, mencoba menyelidiki tingkat kultivasi sejati pihak lain.

David tidak menghentikannya, membiarkan indra ilahi menembus perimeter luar asalnya, dan bahkan sengaja melepaskan auranya sebagai Dewa Emas tingkat delapan agar pihak lain dapat melihatnya dengan jelas.

Pria itu merasakan aura tersebut, dan ekspresi terkejut awalnya muncul di matanya, yang kemudian berubah menjadi rasa jijik dan penghinaan yang mendalam.

Bibirnya sedikit melengkung ke atas, memperlihatkan senyum dingin dan mengejek: “Dewa Emas tingkat delapan? Ha Kukira dia adalah sosok dahsyat yang bisa menembus penghalang spasial untuk memasuki alam ini, tapi ternyata dia hanyalah seorang junior di alam Dewa Emas.”

Ia perlahan berjalan keluar dari balik meja, jubah emas gelapnya berkibar tertiup angin. Ia tak lagi menahan auranya; tekanan luar biasa dari seorang Dewa Emas Luo Agung tingkat tiga puncak melonjak keluar seperti gelombang pasang, menyebabkan meja, kursi, dan lampu di seluruh aula sedikit bergetar.

Aura yang menindas, yang dipenuhi dengan kekuatan unik dari hukum ras ilahi, membawa kekuatan yang luar biasa yang menekan semua hukum dan keagungan yang tak tertandingi, menghantam David seperti palu yang nyata.

“Aku telah mengasingkan diri selama seribu tahun dan terlalu malas untuk melakukan apa pun. Tapi karena seekor semut telah datang ke depan pintuku, aku akan menggunakanmu untuk menghilangkan kebosananku.”

Begitu pria itu selesai berbicara, dia tiba-tiba mengangkat tangan kanannya, merentangkan kelima jarinya, dan cahaya ilahi keemasan, yang terkondensasi hingga ekstrem, meledak dari telapak tangannya, berubah menjadi bilah cahaya. Dengan aura tajam yang mampu menembus kehampaan, bilah itu menusuk lurus ke arah dada David.

Bagian:12