Perintah Kaisar Naga Bab 6735 meledak

Bab 6735 meledak

Selamat datang kembali di dunia intrik dan kekuatan yang semakin memanas dalam “Perintah Kaisar Naga”!

Poin Penting Bab Ini:

  • Kegagalan Tak Terduga: Saksikan mengapa kemampuan pembalikan waktu yang kuat tiba-tiba tak berdaya.
  • Misteri Tuan Shi: Kenali sosok tak bergerak dengan aura tak terlukiskan yang menentang semua hukum yang ada.
  • Kepanikan Pria Berbaju Putih: Lihat perubahan ekspresi dari acuh tak acuh menjadi ketakutan mendalam yang belum pernah dialami selama ribuan tahun.

Beberapa pemimpin kultivator iblis yang tersisa menyaksikan pemandangan ini, kegembiraan awal mereka perlahan membeku, kemudian berubah menjadi kebingungan, dan akhirnya menjadi jenis ketakutan yang baru.

Mereka jelas-jelas melihat Dewa Klan Yang Mulia membalikkan waktu, dan mereka jelas-jelas melihat Jin Wuhao dibangkitkan sekali, jadi mengapa kali ini tidak berhasil?

Mengapa metode yang sama tiba-tiba berhenti berfungsi?

Para dewa yang perkasa itu juga membelalakkan mata mereka; tuan muda mereka tidak pernah gagal dalam membalikkan ruang dan waktu.

Tapi sekarang

Pria berbaju putih menyarungkan pedangnya.

Cahaya bulan yang dingin di pedang itu dengan cepat meredup, dan riak ruang-waktu berwarna putih keperakan perlahan menghilang seperti air pasang yang surut.

Ia terdiam sejenak, lalu perlahan berbalik, pandangannya menembus mayat-mayat dan darah yang mengental di tanah, dan tertuju pada pria paruh baya yang tidak bergerak sedikit pun sejak ia muncul.

Tuan Shi tetap berdiri di tempat yang sama.

Sejak kemunculannya hingga sekarang, dia tidak bergerak sedikit pun.

Tangannya terkulai begitu saja di sisi tubuhnya, tanpa menunjukkan persiapan, pertahanan, atau bahkan kewaspadaan yang diharapkan dari seorang kultivator.

Dia seperti pria paruh baya biasa yang sedang lewat, yang kebetulan muncul di tempat yang paling tidak tepat pada waktu yang paling tidak tepat.

Namun, ia dikelilingi oleh aura yang sama sekali tak terlukiskan.

Aura itu bukanlah aura yang menindas, bukan aura pembunuh, bukan kekuatan apa pun yang dapat dirasakan atau dijelaskan.

Hal itu tidak ada dalam hukum mana pun, tidak ada dalam prinsip Taoisme mana pun, bahkan tidak ada di dunia ini.

Sepertinya itu datang dari dimensi yang lebih tinggi dan sama sekali berbeda, seperti kekuatan yang menghapus tinta dari sebuah lukisan.

Ini bukan tentang menimpa atau memodifikasi, tetapi tentang membuat sesuatu yang sudah ada tidak lagi ada.

Pria berbaju putih itu tetap diam untuk waktu yang lama.

Tatapannya tertuju pada Tuan Shi selama sepuluh tarikan napas penuh.

Dalam rentang sepuluh tarikan napas, ekspresinya berubah dari acuh tak acuh menjadi serius, dari serius menjadi cemas, dan dari cemas menjadi emosi yang belum pernah ia alami selama puluhan ribu tahun.

Emosi itu seperti hawa dingin yang muncul dari lubuk hatinya, yang tidak bisa sepenuhnya dihilangkan meskipun ia berusaha keras untuk menekannya.

“Siapakah kau?” tanya pria berbaju putih itu akhirnya.

Suaranya tetap tenang, tetapi sikap dingin yang pernah menyelimutinya telah hilang; digantikan oleh sikap hati-hati dan terkendali.

Tuan Shi meliriknya tetapi tidak mengatakan apa pun.

Matanya setenang kolam air yang dalam dan tenang, tak terduga dan tanpa gejolak emosi apa pun.

Bagian:12