Perintah Kaisar Naga Bab 6422 Serangan Habis-habisan

Bab 6422 Serangan Habis-habisan

Selamat datang kembali di dunia epik Perintah Kaisar Naga, siapkan diri Anda untuk babak baru yang penuh ketegangan!

Poin Penting Bab Ini:

  • David dan Tim Mendarat di Lembah Kebebasan: Saksikan kedatangan kelompok David menggunakan Menara Penekan Iblis yang kuat di gerbang Lembah Kebebasan.
  • Kekuatan Spasial Menara Penekan Iblis: Jelajahi detail bagaimana alat ajaib ini memungkinkan perjalanan antar-dimensi tanpa batas dan kelelahan.
  • Penantian Lin Yuan yang Penuh Kekhawatiran: Rasakan emosi Lin Yuan yang setia menunggu rombongan sejak dini hari, mengesampingkan beban di hatinya.

Angin dingin yang menusuk dari dataran es utara belum sepenuhnya hilang dari telinga saya.

Kekuatan spasial unik di dalam Menara Penekan Iblis dilepaskan dengan raungan yang menggelegar. Lapisan demi lapisan pola Dao spasial menyelimuti lima sosok tinggi, merobek puluhan ribu mil kehampaan tanpa meninggalkan jejak di sepanjang jalan.

Tidak ada kehilangan energi spiritual akibat perjalanan panjang, maupun kerja keras dan kelelahan dalam melintasi alam.

David, Jiang Xuelan, dan tiga rekan kuat lainnya menggunakan kemampuan penjelajahan ruang eksklusif dari Menara Penekan Iblis untuk langsung melintasi seluruh wilayah utara yang jauh dan mendarat dengan mantap di luar pintu masuk Lembah Kebebasan, yang telah lama mereka dambakan.

Cahaya putih menyilaukan di ruangan itu perlahan surut dan menghilang, berubah menjadi bintik-bintik cahaya putih berkilauan yang menyatu dengan langit pagi dan bumi.

Kelima sosok itu, dengan jubah mereka yang sedikit berkibar, memancarkan aura tenang dan mantap. Kaki mereka tertanam kuat di jalan lembah batu biru yang sejuk, postur mereka tegak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Saat itu baru fajar, langit masih remang-remang, dan kabut pagi berwarna biru pucat menyelimuti seluruh lembah seperti tirai, berputar-putar dan mengaburkan garis-garis tumbuh-tumbuhan di sekitarnya.

Embun yang mengembun semalaman di pegunungan belum menguap, dan membasahi rerumputan dan pepohonan kuno yang tumbuh di tepi jalan.

Aroma tanaman dan pepohonan yang menyegarkan dan lembut, bercampur dengan wangi embun pagi yang lembap, tercium, menembus hati dan menenangkan hawa dingin yang menusuk yang dibawa kembali dari dataran es di Utara.

Di tempat pengamatan terbuka di pintu masuk lembah, kelompok itu sudah berdiri siap, menunggu dengan tenang untuk waktu yang lama tanpa pernah lengah.

Orang yang berada di garis depan adalah Lin Yuan, yang berdiri sendirian di posisi paling mencolok di bawah gerbang lembah.

Posturnya tegak lurus seperti pohon pinus, dan jubah gelapnya yang pas di tubuhnya basah kuyup oleh embun yang mengembun semalaman, ujungnya sedikit melorot dan menempel erat di tubuhnya.

Tak perlu diragukan lagi bahwa dia telah menunggu di sini sejak sebelum fajar, sebelum malam berakhir, tak pernah meninggalkan sisinya, menekan semua kecemasannya, hanya berharap melihat sosok yang kembali ke rumah di depan.

Beban berat di hatinya, kekhawatiran yang menghantui dadanya, dan kecemasan yang membuatnya terjaga siang dan malam selama berhari-hari, semuanya terukir di antara alisnya.

Hal ini menyebabkan auranya menjadi tegang seperti tali, kekuatan spiritualnya terkumpul secara diam-diam, namun ia tetap gelisah.

Barulah ketika pandangannya tertuju pada sosok David yang kembali, kerutan di alisnya tiba-tiba menghilang, dan beban berat di hatinya terangkat dari pundaknya.

Ketegangan yang menyelimutinya seketika mereda, langkahnya semakin cepat dan mantap, lalu ia melangkah maju untuk menemuinya, matanya menunjukkan antisipasi dan keinginan yang mendalam.

Para anggota inti dan pemimpin tim yang menunggu di sekitar juga menoleh dan memusatkan perhatian mereka pada David dan kelompoknya. Suasana seketika menjadi khidmat, dan tidak ada yang mengeluarkan suara saat mereka menunggu dengan cemas kabar baik tersebut.

« Bab 6421DAFTAR ISIBab 6423 »