Pesona Pujaan Hati Bab 3482

Pesona Pujaan Hati Bab 3482

Selamat datang kembali para pembaca setia, mari kita selami bab terbaru yang penuh dengan dinamika tak terduga ini.

Poin Penting Bab Ini:

  • Konflik fisik tak terduga antara Morgan dan sepupunya Hawade yang memanas.
  • Ancaman tegas dari Charlie yang berhasil membuat Morgan terdiam seketika.
  • Perintah penting untuk seluruh keluarga berkumpul di puncak Gunung Waderest esok pagi.

Pukulan tak terduga dari sepupu yang berubah menjadi permusuhan.Ancaman tak terduga yang membuat Morgan terdiam seketika.Perintah tegas untuk berkumpul di puncak Gunung Waderest keesokan paginya.

Morgan juga terpana dengan sikap Zhongquan, dan bahkan tidak menyadari bahwa sepupunya Hawade, yang selalu mengikuti a55-nya dan berlutut untuk menjilat sepatu botnya, justru mengangkat tangannya dan memukulnya!

“Meletus!”

Suara tamparan keras bergema di aula.

Morgan menutupi wajahnya dengan wajah tidak percaya.

Kemudian, ekspresinya menjadi semakin marah, dan dia bergegas dan bertarung dengan Hawade, sambil mengumpat dengan marah, “Bahkan kamu berani memukulku, aku akan bertarung denganmu!”

Charlie melihat mereka berdua bergulat bersama, segera maju ke depan, menyeret Morgan langsung ke atas, dan menendangnya keluar seperti penjaga gawang yang menendang gawang besar.

Morgan ditendang di wajahnya, meski tidak pingsan, tapi tidak bisa bergerak sama sekali karena kesakitan.

Tanpa menunggu dia berbicara, Charlie menunjuk ke arahnya dan berkata dengan suara dingin: “Jika Anda mengatakan satu kata lagi, saya akan mengatur pesawat untuk mengirim Anda ke Suriah sekarang! Saya akan melakukan apa yang saya katakan!”

Morgan benar-benar tidak berani berpura-pura dengan Charlie lagi kali ini.

Dia tidak tahu apakah Charlie benar-benar akan mengirimnya ke Suriah, tapi dia merasa dia tidak bercanda dengan dirinya sendiri.

Melihat Morgan punya akal untuk menutup mulutnya, ekspresi Charlie sedikit mereda dan berkata dengan suara dingin: “Kalian semua, harap diingat, besok pagi jam tujuh, puncak gunung Waderest kita semua berkumpul!”

Setelah mengatakan itu, dia melihat ke arah Leon dan berbicara, “Pengurus rumah tangga Leon, bersusah payah mengirim saya kembali ke rumah.”

« Bab 3481DAFTAR ISIBab 3483 »