Pesona Pujaan Hati Bab 3414
Halo pembaca setia, mari selami bab terbaru yang penuh intrik dan dinamika emosi dalam kisah “Pesona Pujaan Hati”!
- Perasaan dingin Morgan terhadap Helena, calon istrinya, yang diibaratkan seperti tahu yang belum matang.
- Terungkapnya masa lalu kelam Helena di keluarga kerajaan Nordik, termasuk pencabutan gelar Putra Mahkotanya.
- Keputusan Morgan untuk mempercepat ‘hari bahagia’ mereka di tengah kekesalannya atas sikap dingin Helena.
Perasaan Morgan terhadap calon istrinya, Helena, terasa dingin, layaknya tofu yang belum matang.Helena, sang calon ‘kakak ipar’, ternyata memiliki masa lalu yang kelam di keluarga kerajaan Nordik.Morgan memutuskan untuk mempercepat ‘hari bahagia’ mereka, bahkan sebelum pernikahan resmi dilangsungkan.
Karavan melaju dengan rapi dan mulus ke bandara, dan di dalam Rolls-Royce yang diperpanjang, Morgan berkata kepada Hawade dengan sedikit kesal, “Bukalah sebotol anggur merah dan tuangkan untukku segelas.”
Hawade melihat ekspresi Morgan yang sedikit tidak senang, sambil mengambil sebotol anggur merah bermutu tinggi dari mini bar, dengan hati-hati bertanya kepadanya, “Itu…… saudara laki-laki, calon ipar perempuan saya ini…… tidakkah terlalu dingin? “
Morgan tidak menyangka kalimat Hawade hanya mengungkapkan isi hatinya.
Dia berkata dengan ekspresi tertekan, “Helena orang ini, memang agak dingin, konon dia biasanya di keluarga kerajaan Nordik tidak terlalu pandai dalam berbagai hal, itu sebabnya dia tidak begitu populer, bahkan gelar Putra Mahkota pun dicabut darinya.”
Hawade mengangguk patuh dan berkata, “Sebenarnya ini bagus, jika kakak ipar atau Putra Mahkota, tidak akan ikut pernikahan keluarga Wade kita, kamu tidak perlu terlalu cemas, lagipula, hati tidak bisa makan tahu pedas.”
Morgan mendengus dingin yang menghina, penuh api berkata: “Apa yang ingin makan tahu panas, itu hanya kentut, tahu itu dimakan panas dan sangat lezat, Anda lihat siapa yang membiarkannya dingin lalu makan?”