Pesona Pujaan Hati Bab 3312
Selamat datang di bab terbaru yang penuh intrik dan ketegangan!
- Infiltrasi Front Bencana yang terencana matang ternyata sejak awal sudah di bawah pengawasan ketat Hamid.
- Ancaman mematikan mengintai di area kumpul pasukan musuh dengan enam titik ledakan berdaya tinggi.
- Front Bencana melancarkan serangan dua eselon penuh ambisi, didorong oleh keinginan balas dendam.
Selamat datang kembali, para pembaca setia web novel! Bersiaplah untuk kejutan yang tak terduga.
Sebuah operasi infiltrasi yang tampak sukses justru terbentang menjadi jebakan mematikan.Rencana serangan dua ecelelons yang dirancang cermat menghadapi ancaman dari bawah permukaan.Ambisinya untuk membalas dendam justru memicu perhitungan yang mengerikan.
Eselon satu yang terdiri dari 500 pasukan terjun payung dengan cepat berkumpul, mengira bahwa mereka telah sangat berhasil dalam penyusupan, tanpa mengetahui bahwa mereka telah sepenuhnya terkena pengawasan Hamid.
Apalagi yang membuat Hamid heboh adalah ada enam titik ledakan penuh yang bisa dijangkau di dekat area yang mereka kumpulkan.
Dan titik ledakan itu, yang terkubur mampu meledakkan batu dengan daya ledak tinggi!
Dua puluh menit kemudian, prajurit eselon satu berkumpul, dan pada saat yang sama, prajurit eselon dua juga telah menyelesaikan penerjunan parasut, mulai berkumpul.
Ketika eselon dua hampir selesai, komandan eselon satu memerintahkan penyerangan!
Mereka bermaksud menyerang langsung pit di lereng depan, membongkar pertahanan musuh sekaligus menarik keluar musuh di lereng sebaliknya, dan juga menarik musuh yang bersembunyi di beberapa arah lainnya.
Saat itu, eselon dua akan bangkit dari belakang dan langsung menjatuhkan lawan.
Pada saat yang sama, segera setelah kekuatan pertahanan di lereng depan runtuh, ribuan tentara pemerintah akan segera bergegas, dan pada saat itu, pasukan Hamid tidak punya tempat untuk melarikan diri.
Komandan eselon satu berbicara melalui sistem interkom Front Bencana, “Pasukan kami siap berperang, mohon minta eselon dua untuk mengkonfirmasi situasi berkumpul.”