Pesona Pujaan Hati Bab 3248
Halo para pembaca setia, mari kita lanjutkan petualangan kisah cinta yang memukau ini di bab terbaru!
- Pengorbanan tulus seorang wanita di balik sebuah pernyataan cinta yang mendalam.
- Tekad kuat untuk menunggu cinta sejati, bahkan dalam ketidakpastian.
- Sebuah gaun pernikahan yang menyimpan harapan dan masa depan.
Hai para pembaca setia web novel! Siapakah yang berani menyatakan cinta terang-terangan di panggung konser?
Pengorbanan tulus seorang wanita di balik sebuah pernyataan cinta yang mendalam.Tekad kuat untuk menunggu cinta sejati, bahkan dalam ketidakpastian.Sebuah gaun pernikahan yang menyimpan harapan dan masa depan.
Tasha bertanya, “Kamu akan berangkat malam ini?”
“Ya.” Sara berkata, “Konser sudah selesai, jadi tidak ada urusan lagi untukku, kamu tetap di sini bersama perusahaan eksekutif untuk mengurus akibatnya, aku akan kembali ke Eastcliff dulu, untuk mempersiapkan konser berikutnya.”
Tasha berkata, “Kalau begitu tidak perlu naik pesawat pulang selarut ini, istirahatlah satu malam, tunggu sampai besok, lalu berangkat.”
Tasha berkata, “Kamu sudah mengaku begitu dalam di konser, tapi pria itu membawa pulang istrinya setelah konser, tidakkah kamu ingin tinggal satu hari lagi untuk melihat apakah dia akan memberimu pernyataan?”
“TIDAK.” Sara berkata sambil tersenyum, “Aku sudah mengatakannya, aku hanya ingin dia mengetahui dengan jelas perasaanku yang sebenarnya terhadapnya, dan itu sudah cukup.”
“Itulah mengapa saya tidak memasukkan foto depannya ke dalam video, bahkan saat saya masih kecil, dan saya tidak mengatakan di depan umum bahwa ini adalah hari ulang tahunnya, bahwa dia ada di sana hari ini.”
“Karena aku tidak ingin orang lain menebak bahwa Pangeran Tampanku adalah dia, apalagi agar istrinya curiga.”
“Dan karena aku bilang aku akan menunggunya selama tiga tahun, aku pasti akan menunggunya dengan cara yang membumi, dan pasti tidak akan membuat masalah apa pun untuknya sebelumnya, apalagi tidak ingin menempatkannya dalam dilema.”