Pesona Pujaan Hati Bab 4419
Selamat datang para pembaca setia, mari selami lembaran kisah terbaru yang penuh misteri dan intrik dalam novel Pesona Pujaan Hati Bab 4419.
- Ketegangan memuncak antara Charlie dan keluarga Fei, memaksa mereka mengambil keputusan ekstrem.
- Adam Fei terpaksa menerima nasib buruk putranya, Randal, yang sepenuhnya berada di tangan Charlie.
- Randal memohon-mohon untuk nyawanya, namun mendapati dirinya tak berdaya di hadapan ancaman dan keputusan yang ada.
Ketegangan mencekam saat Charlie meminta persetujuan keluarga Fei.Sang ayah, Adam, terpaksa menerima nasib putranya.Randal memohon pertolongan, namun tak berdaya menghadapi keputusan yang ada.
BacaBab 4419 dari novel Pahlawan Hati online gratis.
Daftar
Kata-kata Charlie terdengar seperti guntur bagi setiap anggota keluarga Fei, memekakkan telinga mereka!
Semua orang bisa melihat wajah Charlie penuh kesungguhan,
Sama sekali bukan ujian, apalagi lelucon!
Wajah Adam pucat dan penuh air mata.
Dia tahu betul bahwa apapun yang dia katakan,
Tidak mungkin menyelamatkan nyawa putranya.
Jika dia mengatakan hal yang salah sekarang, maka ketika putranya meninggal,
Nasibnya juga akan sangat menyedihkan.
Jadi, dia hanya bisa menundukkan kepalanya, tidak berani menatap Charlie, apalagi tidak berani menjawab.
Charlie tidak membiarkannya mengacaukannya, tapi bertanya dengan suara tegas:
“Adam Fei! Saya bertanya sekali lagi! Saya membunuh putra Anda, apakah Anda puas?”
Adam begitu ketakutan dengan perkataan Charlie hingga tubuhnya langsung lumpuh,
Dia terpaksa mundur oleh sikap agresif Charlie, dan jantungnya hancur,
Jadi dia hanya bisa berlutut di tanah, melipat tangan, dan terus membungkuk,
Sambil berteriak keras-keras dalam keputusasaan, “Aku menyerah! Aku menyerah!!! Aku menyerah!!!”
Begitu Randal mendengar ini, seluruh matanya menjadi hitam dan dia hampir pingsan.
Keinginan kuat untuk hidup mendorongnya menatap tajam ke arah ayahnya sambil mendesis dan berteriak: