Charlie Wade Si Karismatik Bahasa Indonesia, Hero Of Hearts Chapter 7460 English, Bahasa Melayu.
Bab 7460
=== HALAMAN 1 ===
Kematian Misterius di Kamar Mandi dan Senyuman Terakhir Kikuchi
Ketika Goro Watanabe bergegas masuk ke ruang tahanan, pemandangan mengerikan menyambutnya.
Tubuh Kohei Kikuchi tergantung kaku di kusen pintu kamar mandi.
Alat bunuh dirinya bukanlah tali tambang, melainkan celana termalnya sendiri. Bahan khusus kutub ini sangat kuat; jika kedua kakinya diikat, ia mampu menahan beban orang dewasa hingga 70 kilogram dengan mudah.
Yang paling membuat merinding bukanlah kematiannya, melainkan ekspresi wajahnya.
Berbeda dengan korban gantung diri pada umumnya yang tampak kesakitan, wajah Kikuchi justru dihiasi senyuman. Ia tampak damai, seolah-olah kematian adalah hadiah yang ia nantikan.
Dokter stasiun segera menurunkan tubuhnya dan melakukan CPR. Namun, usaha itu sia-sia.
Nadi sudah berhenti. Kikuchi Kohei telah meninggal dunia.

Perdebatan di Ruang Mayat
Orang-orang Amerika itu kebingungan. Stasiun McMurdo bukan penjara, jadi pengamanannya tidak ketat. Mereka tidak menyangka tahanan “berharga” ini akan nekat bunuh diri.
Seorang pejabat militer AS mengumpat dengan marah.
“Apakah orang ini gila? Apa masalahnya?” teriaknya frustrasi.
“Bahkan jika diadili di Jepang, hukumannya paling cuma 5 sampai 8 tahun, kan? Kenapa harus bunuh diri?”
Ia menunjuk wajah Goro Watanabe. “Katakan padaku! Berapa tahun hukuman untuk eksplorasi ilegal di Jepang?”
Watanabe tampak bingung dan terguncang.
“Saya tidak tahu pasti. Jika tanpa unsur pengkhianatan negara, mungkin kurang dari lima tahun. Kecuali… dia dituduh berkhianat, itu bisa hukuman mati.”
“Jangan bercanda!” cibir pejabat AS itu. “Teroris saja jarang dihukum mati di zaman sekarang. Kenapa dia memilih mati?”
Watanabe meledak. Emosinya tak terbendung lagi.
“Aku juga tidak tahu! Kalian mengisolasi dia! Kalian melarang kami bicara dengannya!”
Watanabe menuduh balik, “Jangan-jangan kalian menyiksanya? Apakah kalian memaksanya mengaku sampai dia putus asa?”
Melihat situasi memanas, pejabat militer itu tidak mau ambil pusing.
“Cukup! Bawa orang Jepang ini ke Distrik Ketiga! Tahan mereka di sana. Jangan biarkan mereka keluar tanpa izin saya!”
Watanabe dan delegasinya resmi menjadi tahanan rumah di dalam stasiun sekutu mereka sendiri.
Charlie Bergerak dalam Bayangan
Sementara kekacauan terjadi di McMurdo, Charlie bergerak sendirian di tengah badai.
Ia berangkat dari stasiun penelitian Nordik menuju target selanjutnya: Stasiun Showa, Jepang.
Informasi dari Nanako sangat akurat. Militer AS telah mencegat tim Jepang, dan Wu Bolin melarikan diri.
Ini berarti satu hal: Stasiun Showa sekarang kosong dari penjagaan Wu Bolin, dan militer AS pasti akan segera mencaploknya.
Misi Charlie kali ini bukan untuk bertarung, melainkan menjadi saksi mata.
Ia tahu Amerika melanggar Perjanjian Antartika dengan mengirim pasukan tempur. Namun, AS melakukannya dengan rapi dan rahasia agar dunia tidak tahu.
Charlie tersenyum dingin di balik masker saljunya.
“Aku tidak bisa membiarkan mereka bertindak sesuka hati,” batinnya.
Ia harus mendapatkan bukti video. Bukti bahwa militer AS melakukan operasi ilegal di benua perdamaian ini. Jika bukti itu bocor ke dunia internasional, reputasi Amerika akan hancur.
Charlie memacu kecepatannya, berlomba dengan waktu melawan pasukan khusus Amerika yang juga sedang menuju ke sana.

(Tombol Navigasi: “HALAMAN SELANJUTNYA: PENYIKSAAN BRUTAL & REKAMAN RAHASIA CHARLIE” -> Link ke Page 2)