Charlie Wade Si Karismatik Bahasa Indonesia, Hero Of Hearts Chapter 7455 English, Bahasa Melayu.
Bab 7455
Langit Antartika Mencekam: Pasukan Lintas Udara Amerika Turun Tangan
Kesabaran Wu Bolin mulai menipis.
Di tengah badai salju itu, niat membunuhnya meluap. Yang dia inginkan hanyalah menerobos masuk ke Stasiun McMurdo, mengendalikan semua orang di dalam, dan mengakhiri pertempuran dalam waktu sesingkat mungkin.
Namun, Kohei Kikuchi, asisten setianya, segera menghentikannya.
“Masato, jangan gegabah!” teriak Kikuchi menahan tuannya.
“Jangkauan radar mereka sudah sangat luas. Ini membuktikan mereka dalam siaga tingkat tinggi. Informasi pengawasan ini bisa diunggah ke pemerintah AS secara real-time.”
Kikuchi melanjutkan dengan napas memburu, “Jika kau bergerak sekarang, video wajahmu akan sampai ke Pentagon bahkan sebelum kau menyentuh pintu gerbang. Jika mereka tahu identitas asli Masato, kau hanya akan mendapat masalah besar!”
Wu Bolin menggertakkan giginya karena kesal.
“Bukankah kau bilang mereka mudah diajak berkomunikasi? Mengapa kau tiba-tiba jadi penakut begini?”
Kikuchi menggelengkan kepalanya bingung.
“Masato, aku juga tidak mengerti. Biasanya, hubungan antar stasiun di Antartika sangat harmonis, melebihi hubungan diplomatik negara mana pun. Kita bergantung satu sama lain di sini.”
Ia menambahkan, “Biasanya, jika kita bertamu, mereka akan keluar menyambut dengan hangat. Belum pernah kami merasakan permusuhan setajam ini sebelumnya.”
Wu Bolin mengerutkan kening, kecurigaan muncul di benaknya.
“Apakah mereka sudah mengetahui keberadaan Istana Wu Han (Wu Hangong)?”
“Seharusnya tidak mungkin,” jawab Kikuchi ragu. “Kita semua sudah bersumpah setia sampai mati. Tidak mungkin ada yang bocor.”
“Sangat aneh,” gumam Wu Bolin. “Apa yang membuat mereka begitu ketakutan?”
Langit Terbelah: Kedatangan Militer AS
Saat Wu Bolin sedang memutar otak mencari celah, suara gemuruh terdengar dari angkasa.
Dua berkas cahaya raksasa menembus awan tebal, semakin mendekat ke arah mereka.
Pesawat angkut Amerika akhirnya tiba.
Hanya dalam waktu dua jam, mesin perang itu melaju dengan kecepatan penuh dari Amerika Selatan menuju langit Antartika.
Kikuchi mendongak dan berseru kaget, “Oh tidak, itu pesawat Amerika!”
“Apakah pesawat masih bisa terbang ke sini dalam cuaca begini?” tanya Wu Bolin.
“Pesawat sipil tidak bisa, Masato. Tapi pesawat yang berani terbang di atas Antartika saat badai musim dingin pastilah pesawat militer!”
Wu Bolin terkejut. “Tentara Amerika? Untuk apa?”
“Mereka pasti datang untuk mendukung Stasiun McMurdo,” wajah Kikuchi memucat. “Mereka benar-benar sedang memburu kita.”
Wu Bolin mengumpat kasar. “Bukankah ini gila? Kenapa mereka tiba-tiba begitu gugup hanya karena beberapa mobil salju?”
Belum sempat umpatannya selesai, pemandangan di langit membuat darah mereka membeku.
Pintu kargo bagian belakang pesawat terbuka. Benda-benda berjatuhan, diikuti mengembangnya payung-payung udara.
“Itu pasukan lintas udara!” teriak Kikuchi histeris.
“Amerika Serikat sudah gila! Perjanjian Antartika melarang militerisasi, tapi mereka menerjunkan pasukan elit langsung ke sini!”
Detik berikutnya, sebuah parasut raksasa—jauh lebih besar dari parasut manusia—terbuka di angkasa, membawa beban berat yang menggantung di bawahnya.

Kaki Kohei Kikuchi lemas seketika.
“Masato… pihak lawan tidak main-main. Mereka bahkan menerjunkan persenjataan berat!”
Keputusan Mundur Demi Markas Rahasia
Wu Bolin sangat marah. Ia mengepal tangannya erat-erat.
Ia sudah berkendara berhari-hari menembus es, dan tepat di depan pintu, Amerika mengirim satu batalion pasukan.
Dalam situasi ini, serangan frontal adalah bunuh diri.
Wu Bolin sadar, jika pihak lawan sudah waspada, mengendalikan stasiun penelitian pun percuma. Amerika akan terus mengirim gelombang pasukan yang tidak akan habis-habisnya. Ia tidak bisa melawan satu negara sendirian.
“Menurutmu, apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanyanya pada Kikuchi.
“Lari!” jawab Kikuchi tanpa ragu. “Kita harus evakuasi sekarang dan hindari konfrontasi langsung.”
“Apa kau bilang perjalanan kita sia-sia?!” bentak Wu Bolin.
“Masato, sia-sia lebih baik daripada mati konyol! Yang aku takutkan, tujuan mereka bukan cuma melindungi McMurdo. Jika mereka mengejar kita dan menangkap kita, lokasi Istana Wu Han akan terungkap!”
Mendengar nama markasnya disebut, Wu Bolin tersadar.
Istana Wu Han adalah fondasinya. Ia bisa menerima kegagalan ekspansi, tapi ia tidak bisa membiarkan markas utamanya hancur.
“Cepat! Berbalik sekarang!” perintah Wu Bolin tegas. “Kita tidak boleh kehilangan lebih banyak lagi!”

Kendaraan salju itu langsung mengerem mendadak, berputar arah di atas es licin, dan melaju kencang menjauh dari Stasiun McMurdo.
(Tombol Navigasi: “HALAMAN SELANJUTNYA: PERBURUAN DIMULAI KE ARAH STASIUN JEPANG” -> Link ke Page 2)